Masuk

Wali Kota Makassar Target Pelantikan Hasil Job Fit Rampung Akhir Juni 2021

Komentar

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menargetkan pelantikan pejabat eselon II yang sudah mengikuti uji kompetensi atau job fit rampung pada akhir Juni 2021.

Ia mengatakan pihaknya sudah bersurat ke Kemendagri ihwal jadwal pelantikan.

“Sudah ada diputuskan. Saya sudah minta pelantikan,” ujarnya saat ditemui, Rabu, 16 Juni 2021.

Baca Juga: Ada Kelemahan, Wali Kota Makassar Desain Ulang Kendaraan Commo

Selain menunggu izin kementerian, Danny mengatakan pihaknya juga menanti Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan atau LHP BPK terhadap pejabat eselon II.

“Menunggu hasil LHP dulu (jadwal pelantikan). Begitu diumunkan langsung, (dilantik). Juni ini,” tambahnya.

Di sisi lain, Danny enggan membeberkan nama pejabat yang bakal dilantik. Saat ditanya soal beredarnya daftar pejabat baru di sosial media, Danny menjawab singkat.

Baca Juga: Belum Dapat Ganti Rugi, Warga Keberatan Pemindahan TPU ke Mongcongloe Maros

“Kalau selaras itu bisa,” kata dia.

Dalam daftar pejabat baru yang beredar di grup WhatsApp, terdapat nama pejabat yang sebelumnya menduduki jabatan strategis lalu diparkir.

Seperti Irwan Adnan yang kini menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah, dalam pesan tersebut akan menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

Ada juga nama Rusmayani Madjid dari Kepala Dinas Pariwisata, kabarnya bakal menjabat Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan.

Baca Juga: Usung Konsep Kekinian, Khanza Maryam Hadirkan Bernuansa Khas Makassar

Selain itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Irwan Bangsawan kabarnya diparkir di posisi staf Ahli Bidang Hukum dan Politik.

Sementara, Andi Bukti Jufri yang sebelumnya Kepala Dinas PTSP dirotasi menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda). 

Kemudian ada nama Ismail Hajiali yang menjabat Kepala Diskominfo bakal menduduki jabatan Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra. 

Menanggapi itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Siswanta Attas memastikan daftar tersebut hoaks. Pasalnya belum ada hasil job fit yang keluar saat ini.

“Tidak betul itu, itu disebar oleh oknum,” tegasnya.