Terkini.id, Jakarta – Seperti diketahui, Pemerintah pada saat ini sedang fokus terhadap penanganan virus Covid-19 di yang terus melonjak di Tanah Air.
Selain gencar menyerukan vaksinasi yang merata, Pemerintah juga memberlakukan PPKM Darurat guna menekan penyebaran Covid-19 semakin luas.
Namun, kabar perpanjangan PPKM Darurat ditolak oleh banyak pihak. Penolakan itu salah satunya datang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Bagaimanapun, formatur Ketua Umum HMI Cabang Labuhanbatu Raya Periode 2021-2022 mengapresiasi kebijakan Pemerintah terkait program vaksinasi gratis kepada masyarakat dan PPKM Darurat untuk mengantisipasi lajunya kasus Covid-19.
Akan tetapi, menurutnya, kebijakan tersebut belum berjalan secara maksimal hingga Pemerintah dianggap sudah gagal dalam menangani pandemi Covid-19.
“Kebijakan itu belum maksimal. Nyatanya, kasus dan angka kematian Covid-19 terus meningkat,” jelas Khairil Hanif Nasution, Ketua Umum HMI Cabang Labuhanbatu Raya, dikutip terkini.id dari Era.id pada Selasa, 20 Juli 2021.
“Maka dari itu, saya meminta Pemerintah Pusat untuk sesegera mungkin mengevaluasi dan mencabut wacana untuk memperpanjang PPKM Darurat, dan untuk Pemerintah Daerah jangan hanya sekedar ikut-ikutan. Narus jelas apa dasar konkretnya dan apa indikator-indikatornya jika ingin diterapkan PPKM Darurat ataupun Mikro,” sambungnya panjang lebar.
“Jangan hanya ikut-ikutan, tapi masyarakat yang kena imbasnya. Karena jika ini terus diperpanjang, maka akan berdampak pada kehidupan masyarakat sehari-hari, baik dalam aspek hukum, ekonomi, kebutuhan pangan, dan sosialnya.”
Di tengah upaya penyelesaian Covid-19, Hanif menegaskan Pemerintah harus juga memperhatikan permasalahan yang ada saat ini, seperti halnya kasus korupsi, kebutuhan pangan, dan perekonomian yang dinilai sudah ambruradul serta penyakit sosial yang dapat membahayakan nasib bangsa ini.
“Sudah banyak mahasiswa, pedagang, dan buruh yang menolak atas wacana perpanjangan PPKM Darurat tersebut. Seperti yang kita lihat sekarang di lapangan dan di berbagai sumber media online, televisi, dan cetak diberbagai daerah.”
Selain tegas menolak perpanjangan PPKM Darurat, Ketua Umum HMI Cabang Labuhanbatu Raya juga turut menyoroti tindakan aparat dalam menertibkan masyarakat.
Ia mengutuk keras tindakan represif oleh aparat kepada masyarakat atau para pedagang dalam mencegah dan pengendalian mobilitas masyarakat di masa PPKM Darurat.
“Masyarakat juga manusia, bukanlah binatang! Jangan langsung terus bertindak keras dan kasar,” tandas Hanif.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
