Tolak Tambang Batu! LBH Jogja Sebut Warga Wadas Tak Tolak Pembangunan Bendungan

Tolak Tambang Batu! LBH Jogja Sebut Warga Wadas Tak Tolak Pembangunan Bendungan

R
Muhsin Hidayat
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta menyebut masyarakat Desa Wadas Kabupaten Purworejo hanya menolak tempat tinggal mereka dikeruk untuk tambang.

Penolakan warga terhadap rencana penambangan batu andesit karena mengancam lingkungan tempat tinggal dan mata pencarian masyarakat.

Namun Dhanil Al Ghifary, anggota Divisi Kampanye dan Jaringan LBH Yogyakarta, menyebut masyarakat tidak menolak pembangunan bendungan Bener.

“Nah kalau untuk bendungannya sendiri sebenarnya warga gak peduli gitu, mau bangun bendungan, mau bangun candi, mau bangun apa silakan. Tapi jangan ada penambangan di Wadas,” ujar Dhanil, Kamis 10 Februari 2022.

Alasannya cukup simpel berkaitan dengan masalah perut dan keberlangsungan hidup warga yang menggantungkan hidupnya dari hasil tani.

Baca Juga

Dan lahan pertambangan maupun bendungan banyak mengambil laham pertanian warga.

Memang terdapat ganti untung yang disiapkan pemerintah, namun nominal yang didapat diperkirakan tidak sebanding dengan lahan pertanian yang digunakan dalam jangka panjang.

“Mereka semuanya rata-rata adalah petani yang sangat menggantungkan hidupnya dari sana, dan mereka sudah merasa hari ini sejahtera. Sehingga warga gak mau kalau ke depannya mereka akhirnya tidak bisa bertani lagi, enggak punya tanah lagi,” jelas Dhanil dilansir dari CNN Indonesia.

Diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian memasuki desa Wadas dengan persenjataan yang lengkap pada Selasa 8 Februari yang lalu.

Pada hari itu polisi juga menangkap 67 warga yang dituding telah melakukan provokasi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.