Tower Provider Roboh di Maros, XL Axiata: Kami Cuma Menyewa

Terkini.id, Makassar – Insiden robohnya menara telekomunikasi di samping SDN 240 Baddo-Baddo, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan hari ini Selasa, 13 Agustus, membuat beberapa murid dilarikan ke rumah sakit.

Tower tersebut sebelumnya disebut-sebut adalah milik provider XL Axiata.

Setelah dikonfirmasi, Regional Corporate Communication XL Axiata East Region, Ibnu Syahban, mengungkapkan, tower tersebut bukan milik XL.

“Menara tersebut bukan milik XL Axiata, namun milik perusahaan penyewaan menara telekomunikasi. Dalam hal ini, XL Axiata bertindak sebagai penyewa menara tersebut,” terang Ibnu Syahban melalui keterangan resmi yang diterima terkini.id.

“Karena itu, semua hal terkait pembangunan dan pemeliharaan, juga kelayakan bangunan bukan merupakan tanggung jawab XL Axiata,” ungkapnya.

Berkaitan dengan insiden tersebut, manajemen XL menyatakan prihatin dan simpati kepada para korban.

“Semoga korban segera mendapatkan penanganan yang terbaik, XL Axiata pun akan mendorong upaya pemenuhan hak-hak korban sesuai dengan ketentuan,” ucap ibnu.

Lebih jauh, XL Axiata akan turut mendukung upaya investigasi oleh pihak yang berwajib untuk mengetahui dengan pasti penyebab robohnya menara tersebut.

Komentar

Rekomendasi

Semen Bosowa Maros Raih Predikat Proper Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup

Amirullah Nur Ingin Kembangkan Sektor Pariwisata di Maros

Harmil-Ilham Sah Kantongi Rekomendasi PKS, Sri Rahmi: Semua Kader PKS Maros Harus Turun

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Siswi SMP di Maros

PKS Hampir Pasti Usung Harmil Mattotorang-Najamuddin di Pilkada Maros 2020

Peringatan HPN, Manajemen Bosowa Apresiasi Kerja-kerja Jurnalis Maros

Cegah Laka Lantas, Polres Maros Perbaiki Jalanan Berlubang di Jalur Trans Sulawesi

Diikuti Puluhan Siswa, Polres Maros Gelar Binlat Calon Anggota Polri

Gelar Silaturahmi dengan Jurnalis di Maros, Ini Harapan Polda Sulsel

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar