Terkini.id, Makassar – Dinas PU Kota Makassar melakukan pengerukan di area UPTD Pelelangan Ikan Rajawali. Hal itu lantaran daerah tersebut mengalami pendangkalan pada area labuhan kapal nelayan.
“Satgas Drainase melakukan pengerukan di belakang Lelong, UPTD Pelelangan Ikan Rajawali,” kata Humas PU Kota Makassar, Hamka Darwis, Jumat, 14 Agustus 2020.
Proses pengerukan tersebut telah berlangsung sejak hari Rabu hingga saat ini. Hamka mengatakan proses pengerjaan sedimen diangsur ke Ujung Dermaga lalu diangkut menggunakan truk.
Pengerukan tersebut, kata Hamka, merupakan instruksi langsung dari Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin.
“Kebetulan di PU kami memang dilengkapi dengan ekskavator amphibi yang bisa bekerja di atas laut,” ujarnya.
- Briton Family Gathering 2026 Perkuat Kebersamaan Keluarga dan Semangat Upgrade Makassar
- IKATEK Unhas Gelar Rakornas, Perkuat Sinergi Alumni untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan
- Yayasan Mitra Netra Perkuat Kesiapan Mahasiswa Tunanetra Makassar Memasuki Dunia Kerja
- Bimtek NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif: Target Pertahankan Kekuatan di 2029
- Kolaborasi PT Vale, Rawat Pesisir dan Jaga Masa Depan di Luwu Timur
Ekskavator amphibi digunakan untuk menggali sedimentasi, dan menggangkat sampah lantaran akses nelayan keluar masuk yang tengah tertutup sedimentasi.
“Normalisasi masih terus berlangsung sampai saat ini,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
