Terkini.id, Makassar – Dinas PU Kota Makassar melakukan pengerukan di area UPTD Pelelangan Ikan Rajawali. Hal itu lantaran daerah tersebut mengalami pendangkalan pada area labuhan kapal nelayan.
“Satgas Drainase melakukan pengerukan di belakang Lelong, UPTD Pelelangan Ikan Rajawali,” kata Humas PU Kota Makassar, Hamka Darwis, Jumat, 14 Agustus 2020.
Proses pengerukan tersebut telah berlangsung sejak hari Rabu hingga saat ini. Hamka mengatakan proses pengerjaan sedimen diangsur ke Ujung Dermaga lalu diangkut menggunakan truk.
Pengerukan tersebut, kata Hamka, merupakan instruksi langsung dari Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin.
“Kebetulan di PU kami memang dilengkapi dengan ekskavator amphibi yang bisa bekerja di atas laut,” ujarnya.
- MG ZS Hybrid+ Resmi Hadir di Makassar, Tawarkan SUV Hybrid 214 PS
- Sudah Resmi Tersangka, Bupati Gowa Husniah Talenrang Belum Ditahan
- Peduli Kemanusiaan, PLN UID Sulselrabar Kembali Menggelar Donor Darah
- Okayama University Apresiasi Inisiatif UNM dalam Pengembangan Edukasi dan Inovasi Konstruksi
- Hari Pelanggan Nasional 2026, Kalla Aspal Perkuat Kolaborasi Hadapi Dinamika Industri
Ekskavator amphibi digunakan untuk menggali sedimentasi, dan menggangkat sampah lantaran akses nelayan keluar masuk yang tengah tertutup sedimentasi.
“Normalisasi masih terus berlangsung sampai saat ini,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
