Terkini.id, Jakarta – Nama Ustaz Abdul Somad (UAS) dikabarkan mempunyai banyak pendukung dari berbagai pihak untuk naik menjadi Ketua Umum PBNU.
Hal itu kemudian ditanggapi oleh pegiat media sosial, Eko Kuntadhi dalam sebuah cuitan di Twitter.
Eko Kuntadhi menyindir terkait keberadaan UAS yang sebelumnya sering dikaitkan dengan aksi penggalangan dana pembelian kapal selam.
“Loh, nanti yang jadi kernet kapal selam siapa?,” cuit Eko Kuntadhi dikutip terkini.id, Jumat, 8 Oktober 2021.
Sebagai informasi, melansir netralnews, nama Ustaz Abdul Somad menang telak atas KH Said Aqil Siraj dalam sebuah polling yang bertajuk ‘Siapa Menurut Anda Yang Lebih Layak dipilih AHWA Sebagai Rais Amm PBNU dalam Muktamar NU Desember 2021 Nanti? SAS atau UAS?’.
- UAS Ungkap Amalan Terhindar dari Pelet: Dibaca Pagi dan Malam Sebelum Tidur
- Ustadz Abdul Somad Sebut Kasus Pembunuhan Brigadir J Sukses Dibongkar Karena Doa Ibu Brigadir J!
- Pendakwah UAS: Mungkin karena Rizieq Shihab, Azab Allah Belum Turun
- Singgung Riba, Pendakwah UAS: Haram Terima Beasiswa dari Bank Konvensional
- Walau Sempat Ditolak, Tabligh Akbar UAS di Purworejo Ramai Membeludak
Ustaz Abdul Somad yang populer disebut UAS mendapatkan total suara sebanyak 93,2 persen, sementara untuk KH Said Aqil Siraj atau SAS hanya meraih 6,8 persen.
Hal itu diketahui ketika klikanggarancom mengecek hasil polling pada Jumat, 1 Oktober 2021 pukul 19.42.
Adapun perbedaan selisih terlihat sangat jauh antara perolehan UAS dan SAS hingga mencapai 86,4 persen.
Diketahui, Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) akan diselenggarakan pada 23-25 Desember 2021 nanti.
Sementara itu, di kalangan pengurus cabang atau wilayah NU, nama Said Aqil dan Yahya Cholil Staquf justru menguat di bursa Ketua Umum PBNU.
Hal itu disampaikan langsung oleh PWNU DKI Syamsul Maarif pada Jumat, 1 Oktober 2021.
Ia mengatakan bahwa selama ini ada dua calon yang sudah menguat, satu Kiai Said Aqil Siraj sebagai incumbent, Yahya Staquf itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
