Terkini.id, Jakarta – Musisi Ahmad Dhani belum lama ini mengungkap soal kehidupan di penjara, mengingat sebelumnya ia juga pernah mendapat pengalaman di sana.
Nah, menurut Ahmad Dhani, jika Indonesia berada dalam situasi yang ideal, maka tidak akan terjadi hal-hal yang dilazimkan.
Pasalnya, sekarang ini ia menilai bahwa banyak hal tak lazim di penjara, tetapi karena terus dilakukan, maka akhirnya menjadi hal yang lazim atau kebiasaan.
“Ada sesuatu yang menjadi lazim, kayak misalnya ada (pelaku) copet maling di pasar dipukulin jadi lazim, harusnya tidak,” ujarnya pada Sabtu ini, 25 September 2021, dikutip terkini.id dari Pikiranrakyat.
Seusai membahas pelaku copet, Dhani kemudian bercerita soal kelaziman yang terjadi pada para pelaku sodomi di penjara.
- Al Ghazali dan El Rumi Resmi Gabung Gerindra, Prabowo: Gerindra Partainya Anak Muda
- Merayakan 30 Tahun Berkarya, Dewa 19 Akan Mengadakan Konser Orkestra
- Al Ghazali Cari Wanita Soleha Usai Putus Dari Alyssa Daguise
- Bakal Maju Sebagai Caleg Pada Pemilu 2024, Ahmad Dhani: Optimis Saya Yakin Menang
- Kolab Dengan Refly Harun, Ahmad Dhani: Jamannya Saya Melawan Ahok..
Mereka, para pelaku sodomi, kata Ahmad Dhani, selalu mendapat serangan di dalam sel, bahkan sampai ada yang mati terbunuh.
Deddy Corbuzier selaku host yang mengundang Dhani ke podcast-nya lantas menanyakan kebenaran cerita pelaku kejahatan seksual, pedofilia, atau sodomi yang biasanya habis digebukin di penjara.
“Bener. Waktu gue di Surabaya gue pernah, bukan satu kamar, waktu itu kamarnya 6×10 isinya 120 orang,” jawab ayah dari Al El Dul itu.
“Jadi, semeter tuh buat dua orang, tidur ngopek-ngopek gitu.”
Cerita tersebut rupanya terjadi saat Dhani pertama kali masuk ke dalam sel besi tersebut beberapa tahu lalu.
Pasalnya, saat masuk penjara pertama kali, seorang menteri mengatakan bahwa ia tidak boleh mendapatkan privilege apa pun.
“Dalam satu meter persegi itu sebelah gue itu dia masuk gara-gara itu tadi, gara-gara bunuh pelaku sodomi itu.”
Nah, berbicara soal sodomi, ia kemudian menyinggung sosok artis Saipul Jamil yang masih bisa ‘selamat’ dari penjara dan keluar dengan bebas karena menurutnya memang bukan pelaku sodomi.
“Dia bukan pelaku sodomi, dia pelaku ‘hap’ gitu, jadi masih selamat.”
Mantan suami Maia Estianty ini melanjutkan ceritanya bahwa ada pelaku sodomi terbunuh di penjara.
Dijelaskannya, pembunuh pelaku sodomi tersebut sebelumnya memang sudah masuk penjara sehingga karena tindakannya, masa hukuman pun bertambah.
“Jadi, pelaku sodomi itu terutama kepada anak laki-laki kecil begitu biasanya.”
Kendati demikian, Dhani mengaku bingung mengapa hal tersebut menjadi lazim pada orang-orang dalam penjara.
“Dan dia nusuknya bukan di leher supaya cepet mati, dia nusuknya di perut biar matinya lama, kan gila,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
