Soal Laporan Saipul Jamil, Psikolog: Apapun Saya Hadapi

Terkini.id, Jakarta – Seorang psikolog berinisial LG menyatakan bahwa ia siap menghadapi laporan yang dilayangkan oleh pedangdut Saipul Jamil terkait dugaan pencemaran nama baik. Jika terkait kesehatan mental, LG tak gentar dengan langkah Saipul tersebut.

“Atas nama kesehatan mental apapun saya hadapi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin 8 November 2021, dikutip dari CNN Indonesia.

Meski demikian, dia tak mau berkomentar lebih lanjut ihwal laporan Saipul tersebut. Ia hanya menyebut tengah berupaya meluruskan opini publik.

Baca Juga: Polisi Pastikan Tak Ada Perlakuan Khusus Terhadap Roy Suryo

“No comment, maaf keenakan yang lagi cari panggung, calon presiden yang lagi bikin partai. Justru saya meluruskan opini publik,” ucapnya.

LG pun mengirimkan sebuah video penjelasan tentang pedofil yang berkaitan dengan kasus Saipul Jamil. Video itu pernah diunggah LG dalam akun media sosialnya pada 19 September 2021.

Baca Juga: Roy Suryo Disebut Tak Mau Dipenjara, Ajukan Penangguhan Penahanan, Polda...

Dalam video tersebut, LG menyebut Saipul bukan seorang pedofilia. Ia menjelaskan pedofilia adalah gangguan seksual di mana seseorang memiliki hasrat atau nafsu kepada anak di bawah umur.

“Jadi SJ bukan pedofilia tapi dia bisa saja kemungkinan untuk pedofilia karena dia punya kelainan seks,” ucap LG dalam video tersebut.

Sebelumnya, Saipul Jamil diberitakan melapor seorang psikolog berinisial LG ke Polda Metro Jaya buntut predikat pedofil yang disematkan kepadanya.

Baca Juga: Roy Suryo Disebut Tak Mau Dipenjara, Ajukan Penangguhan Penahanan, Polda...

Pengacara Saipul, Farhat Abbas mengklaim laporan itu telah dibuat di Polda Metro Jaya pada Sabtu 6 November 2021 lalu. Namun, ia tak menunjukkan bukti tanda terima laporan tersebut.

Menurut Farhat, laporan tersebut juga terkait protes yang dilayangkan oleh LG atas penyambutan terhadap Saiful saat bebas dari penjara.

“(Laporan terkait) kalimat predator pedofil dan memprotes masalah penyambutan, yang menurut kami penyambutan itu wajar-wajar saja kok,” ungkap Farhat di Polda Metro Jaya, Senin 8 November 2021.

Bagikan