Unhas Minta Perbaikan Protokol Pengurusan Jenasah Covid-19

Unhas Minta Perbaikan Protokol Pengurusan Jenasah Covid-19

Muhammad Yunus

Penulis

Terkini.id, Makassar – Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu memaparkan sejumlah rekomendasi para pakar di Unhas kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Jumat 12 Juni 2020.

Rekomendasi yang bisa dilakukan dalam mempercepat penanganan Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan. Termasuk cara mencegah konflik antara tim gugus tugas dengan masyarakat.

Dalam paparannya, salah satu yang disebut Rektor Unhas Prof Dwia adalah perlunya dilakukan perbaikan dan revisi protokol pengurusan, pemulasaraan dan penguburan jenazah Covid-19.

Dengan mengharmonisasi protokol dari WHO, Kementerian Kesehatan, dan persatuan ahli forensik dengan kondisi sosial budaya masyarakat.

“Tanpa meninggalkan esensi protokoler kesehatan layanan Covid-19,” ungkap Dwia.

Baca Juga

Pemaparan disampaikan rektor kepada Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, di ruangan Rektor Unhas Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar.

Turut hadir pada pertemuan Dekan Fakultas Kedokteran Unhas, Prof Budu yang juga merupakan Ketua Satgas Covid-19 Unhas dan sekaligus Anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sulawesi Selatan.

Dwia mengatakan, Unhas terus berupaya untuk terlibat aktif dalam penanganan wabah Covid-19.

Tentu saja, keterlibatan Unhas sesuai kapasitasnya sebagai lembaga pendidikan tinggi. Hal ini dibuktikan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Unhas dan koordinasi dengan para pakar guna mencari solusi penanganan Covid-19.

Butuh kerjasama dan koordinasi dengan semua unsur. Sebab permasalahan tidak akan selesai jika hanya satu pihak yang terlibat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.