Terkini.id, Makassar – Rotasi jabatan di tubuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) bergulir. Sebanyak 10 Pejabat dilantik, salah satunya Prof Jufri yang resmi menduduki jabatan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), setelah sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan Sulsel.
Namun pelantikan itu menuai polemik, pihak UNM Makassar ingin menarik Prof Jufri dari Pemprov Sulsel.
Bahkan menurut keterangan Rektor UNM, Prof Husain Syam, telah melayangkan surat ke Pemprov Sulsel dan meminta Prof Jufri kembali ke kampus.
“Kami minta dikembalikan secara hormat dan resmi. Kami tidak mau terima juga kalau belum resmi,”katanya di Menara Pinisi, Senin 27 September 2021.
Alasan penarikan Prof Jufri menurut Prof Husain dikarenakan kompetisinya hanya di bidang pendidikan, bukan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
- Isi Surat Perintah Untuk Prof Farida Ambil Alih Kendali UNM: Prof Karta Jalani Pemeriksaan Disiplin Berat
- Diganti Sebelum Pemilihan Rektor, Prof Karta Jayadi Harusnya Menjabat Hingga 2028
- Kolaborasi UNM, Pemkot Makassar Bentuk Tim Khusus Rancang Kurikulum Bermuatan Lokal
- Mahasiswa Protes Jas Almamater Diusir Dosen, Rektor UNM Angkat Bicara
- Prof Karta Jayadi Terpilih Jadi Rektor UNM Makassar Gantikan Prof Husain, di Luar Prediksi!
“Kami bukan mencari jabatan tetapi ingin mengakselerasi pembangun kualitas SDM mempersiapkan bangsa bisa maju,” sebut Prof Husain.
Lebih jauh, Prof Husain berharap Pemprov Sulsel bisa segera membalas surat yang dilayangkan pihak UNM. Sehingga Prof Jufri bisa kembali mengabdikan diri di kampus.
“Kita tetap hormati keputusan Pemprov. Siapa tahu ada alasan tersendiri dari bapak Plt Gubernur yang belum saya tangkap untuk kemajuan Sulsel,” kuncinya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
