Makassar Terkini
Masuk

Usai Pelantikan Pengurus Nasional, MASIKA ICMI Bersiap Melaksanakan Tunas Cendekia

Terkini.id, MakassarPengurus Nasional Majelis Sinergi Kalam (MASIKA) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia akan melaksanakan pelantikan pada akhir pekan, demikian disampaikan Wakil Ketua Umum, Ismail Suardi Wekke, Ph.D., kepada Makassar Terkini, Selasa, 26 Oktober 2021.

Ismail Suardi Wekke yang merupakan Wakil Ketua Umum bidang Penelitian, Publikasi, dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan mengemukakan bahwa seusai pertemuan nasional yang dipusatkan di Bandung, telah terpilih Dr. Ismail Rumadan.

“Untuk itu, dengan susunan kepengurusan 2021-2026 akan dilaksanakan pelantikan yang direncanakan pada akhir pekan ini,” kata Ismail Suardi Wekke.

Ismail juga mengemukakan bahwa salah satu program rutinitas Pengurus Nasional MASIKA ICMI adalah Tunas Cendekia, dengan nama program Akademi Tunas Cendekia Indonesia.

“Salah satu proyeksi pengembangan ilmu pengetahuan dengan melaksanakan diseminasi dan juga pelatihan yang berkelanjutan,” lanjut Ismail Suardi Wekke.

Olehnya, dengan adanya program ini akan mendorong semakin terbukanya kesempatan untuk menekuni profesi keilmuan. Diantaranya sebagai guru, dosen, ataupun juga peneliti.

Pada porsi inilah, Pengurus Nasional MASIKA ICMI, diantaranya akan menyasarkan program kerja.

“Jikalau menjadi politisi, atau wirausaha ada latihan ataupun training yang berkelanjutan. Maka, sejak awal untuk menekuni dunia keilmuan juga dilaksanakan secara terencana,” ujar Ismail Suardi Wekke yang baru saja pulang dari Turki memenuhi undangan Necmettin Erbakan University.

Termasuk dikatakan Ismail Suardi Wekke bahwa akan digelar Habibie-Erbakan Fellowship. 

“Sebuah ajang kaderisasi keilmuan,” tutur Ismail Suardi Wekke.

Pelaksanaan Habibie-Erbakan Fellowship merupakan Prakarsa MASIKA ICMI untuk menjembatani persahabatan antara Indonesia dan Turki.

“Sekaligus sebagai sebuah upaya untuk menjadikan kerjasama Indonesia dan Turki dalam kelembagaan perguruan tinggi dalam menyahuti program Merdeka Belajar di Kampus Merdeka,” ungkap Ismail Suardi Wekke yang menjadi professor tamu di Necmettin Erbakan University.