Terkini.id, Jakarta-Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya bersama Wakil MenLHK, Aloe Dohong menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) dengan semua pejabat Eselon I KLHK di Jakarta. Rapim tersebut merupakan tindak lanjut dari penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2020 yang diserahkan oleh Presiden Joko Widodo secara simbolik kepada 12 Menteri salah satunya Menteri LHK dan 34 Gubernur Provinsi.
Dua belas menteri penerima DIPA atas pertimbangan peran penting dalam pembangunan 2020 serta kinerja lembaga. pada tanggal 14 November yang lalu. Minggu, 17 November 2019.
Rapim digelar sekembalinya dari Istana negara, Kamis 14 November 2019. Menteri Siti menegaskan, untuk pertama kalinya sejak adanya penyerahan DIPA ini, atau dalam berpuluh tahun lamanya, KLHK menerima secara langsung DIPA yang diserahkan dari tangan Presiden.
Saya sungguh tidak menyangka dan menurut saya hal itu mempunyai arti yang sangat penting bagi KLHK dan menjadi tanggung jawab seluruh jajaran KLHK.
“Hal ini harus saya tegaskan kepada semua unsur pimpinan KLHK,” ujarnya.
- TMMD ke-128, RTLH di Arungkeke Capai 55 Persen, Rumah Tak Layak Berubah Jadi Hunian Layak
- Dirut Pelindo Dorong Layanan Pelabuhan Lebih Aman dan Efisien di Makassar
- Jejak Perjalanan ESG PT Vale 2026: Menavigasi Tantangan, Memberi Dampak Besar
- Hari Jadi ke-163 Jeneponto, Gubernur Bawa Dukungan Rp10 Miliar, Komitmen Kemajuan Daerah
- Hari Jadi ke-163, Bupati Jeneponto Paparkan Capaian dan Rancang Masa Depan
Menteri Siti Nurbaya menjelaskan bahwa dari DIPA 2020 KLHK sebesar Rp. 9,01 Triliun, terdapat lebih dari Rp. 4,9 Triliun program yang dimandatkan sebagai Prioritas Nasional (PN). Prioritas Nasional tersebut yaitu pada pertumbuhan ekonomi berkualitas, mengatasi kesenjangan dan kualitas lingkungan dan ketahanan bencana serta dampak iklim.
“Jika dihitung dana pegawai dan operasional kantor sebesar Rp. 2,8 Triliun bagi hampir 17 ribu pegawai, maka mandat kepada KLHK untuk menjalankan program Prioritas Nasional itu mencakup sekitar 79%,” imbuhnya.
Menurutnya, ini mandat luar biasa dan cukup berat, sehingga harus benar-benar dipertanggungjawabkan keberhasilan output dan outcome serta sasaran fungsional program dan dampaknya bagi rakyat.
“Ini bukan main-main. Oleh karena itu, dari istana saya langsung minta dilaksanakan rapat seluruh unsur pimpinan KLHK,” ungkap Menteri Siti Nurbaya.
Dalam Rapim yang digelar selama kurang lebih satu jam tersebut, Menteri Siti Nurbaya secara panjang lebar menegaskan program dan sasaran serta langkah-langkah percepatan implementasinya. Diantaranya seperti persiapan administrasi dan strategi operasional lapangan.
“Kepercayaan yang besar harus diisi oleh kerja keras dan upaya yang besar juga dari seluruh jajaran Kementerian. Mari kita buat yang baik untuk kebaikan negeri ini,” pesan Menteri Siti Nurbaya kepada seluruh pejabat Eselon I Kementerian LHK.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
