Terkini.id, Rengat – Guna memperkuat pengendalian karhutla di tingkat tapak, Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat KLHK melakukan pembentukan Masyarakat Peduli Api di 2 lokasi langganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yakni di Kelurahan Sekip Hilir dan Desa Sungai Raya bertempat di ruangan rapat KONI Kabupaten Indragiri Hulu, Stadion Narasinga Rengat, Rabu-Kamis, 23-24 Juni 2021.
Kadaops Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat Firza Causar, S.Hut dalam sambutannya menyampaikan, selamat datang bagi Masyarakat peduli api (MPA) Kelurahan Sekip Hilir dan Desa Sungai Raya.
“Kegiatan ini tentunya untuk menjadi sebagai pengendali yang terlatih kita harus belajar bagaimana cara melaksanakan kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan dengan baik dan benar, baik itu kegiatan pencegahan maupun pemadaman,” ungkap Kadaops.
Kadaops yang akrab disapa Firza ini mengingatkan, selama melakukan kegiatan pelatihan tetap ikuti protokol kesehatan, demi kebaikan kita bersama.

Turut hadir Lurah Sekip Hilir, yang diwakili oleh Kasi Trantib, Ibu Juariah, yang pada sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Manggala Agni atas kegiatan Pembentukan MPA.
- Balai PPIKHL Wilayah Sulawesi Gelar Rapat Kerja Teknis di Kota Makassar
- KLHK, Polri, dan Kejagung RI Berkomitmen Berantas Kejahatan Karhutla
- KLHK Apresiasi Putusan PN Pangkalan Bun Hukum PT KS Bayar Ganti Rugi Rp 175,18 Miliar
- MenLHK Bakal Bawa ASAP Digital Nasional Polri di Tingkat Dunia
- Optimalkan Penegakan Hukum Terpadu Tindak Pidana Karhutla, Pemerintah Terbitkan SKB
“Pembentukan MPA ini merupakan yang pertama kali di sekip hilir, dibentuk dan dibina serta diberi ilmu pengendalian karhutla, mengingat Sekip Hilir cukup rawan karhutla,” ujar Juariah.
Dalam kesempatan ini juga dihadiri Kades Sungai Raya, Erwanto, dengan adanya pembentukan dan pelatih MPA ini.
“MPA bisa lebih giat mengendalikan karhutla dengan mengoptimalkan kegiatan pencegahan, karena lebih baik mencegah dari pada memadamkan dan jangan sampai desa kita terbakar dan menjadi viral,” ungkap Kades Sungai Raya, Erwanto,
Untuk Total Peserta Dalam kegiatan pembentukan ini ada 30 (orang) peserta, 15 orang peserta dari Kel. Sekip Hilir dan 15 orang dari Desa Sungai Raya, yang semuanya berada di Kecamatan Rengat.

Kegiatan pembentukan masyarakat peduli api (MPA) ini dibuka langsung oleh Camat Rengat, Sestiono, yang dalam sambutanya sangat mengapresiasi kegiatan ini mengingat Kelurahan Sekip Hilir dan Desa Sungai Raya sangat rawan karhutla.
“Trend Karhutla sekarang emang kalah dengan Covid-19 tapi tetap kita tidak berdiam diri, karena karhutla menjadi tanggung jawab kita bersama, ikuti kegiatan ini dengan penuh semangat jangan setengah-setengah karena ilmu ini sangat bermanfaat mengendalikan Karhutla, dengan mengucapkan bismilllah kegiatan secara resmi dibuka,” ucap Camat Rengat, Sestiono.
Adapun para pemateri dalam kegiatan ini adalah Andrean, Marde Sandra dan Sarwoto, personil Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat yang memberi materi pelatihan tentang dasar-dasar pengendalian karhutla, sistem patroli pencegahan, deteksi dini, pengenalan peralatan, teknik pemadaman, dan materi perubahan iklim dan Program Kampung Iklim.
Hadir pula Narasumber dari Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kab. Indragiri Hulu yang menyampaikan teori kebencanaan alam dan non alam.
Kegiatan pembentukan masyarakat peduli api (MPA) ditutup dengan memberikan reward (hadiah) kepada peserta terbaik masing-masing desa yang langsung diberikan Kadaops Manggala Agni Sumatera VII Rengat Firza Causar sekaligus menutup sesi kegiatan.
“Terimakasih telah melaksanakan kegiatan dengan penuh semangat dan mematuhi prokes, semoga ilmu yang di dapat bisa di terapkan di desa nya masing-masing, tutup,” Kadaops, Manggala Agni Sumatera VII Rengat, Firza.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
