Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli mengusulkan cara agar aman berkendara di jalan dengan sumur resapan.
Ia menyebut bahwa caranya adalah menyingkirkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang menurutnya adalah biang kerok.
“Kalau menurut saya cara aman berkendara di jalan dengan sumur resapan adalah dengan menyingkirkan Anies baswedan karena dia biang-keroknya!” kata Guntur Romli pada Jumat, 10 Desember 2021.
Guntur Romli mengatakan itu sebagai respons terhadap artikel berjudul “Awas Kecelakaan, Ini Cara Aman Berkendara di Jalan dengan Sumur Resapan”.
Di dalam artikel Detik News tersebut, dikatakan adanya sumur resapan yang dibangun di jalan bisa menimbulkan bahaya bagi pengendara.
- Abu Janda Jadi Penjilat Prabowo, Guntur Romli Sebut Tidak Ada Makan Gratis
- Guntur Romli Sentil AHY Soal G20: Dia ini Dangkal Komennya
- Guntur Romli Sindir Buzzer Anies, Capres Nasdem Itu Dianggap Caper ke Gibran Buntut Tak Dapat Restu dari Jokowi
- Guntur Romli, 5 Alasan Koalisi Anies Baswedan Gagal Deklarasi
- Jusuf Kalla Sebut Semakin Anies Baswedan Direndahkan Maka Akan Semakin Populer
Terbukti, beberapa kali sumur resapan di Jakarta memang beberapa kali disoroti sebab merusak jalan atau bahkan sampai membahayakan pengendara yang melewati jalan.
Terbaru, di media sosial ramai dibicarakan sumur resapan yang ambles di Komplesk Bona Inda, Jalan Lebak Bulus, Jakarta saat dilewati mobil.
Belakangan, diketahui bahwa mobil yang terperosok itu adalah mobil milik Ketua DPP PSI, Isyana Bagoes Oka.
Guntur Romli sendiri adalah salah satu orang yang beberapa kali mengkritik keras cara pembangunan sumur resapan Jakarta.
Ia menilai bahwa program unggulan Anies Baswedan tersebut justru membahayakan warga DKI Jakarta.
“Program unggulan Anies Baswedan yang malah mencelakakan warga Jakarta!” kata Guntur Romli pada Jumat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
