Masuk

Vale Ikut Kirim Tim Tanggap Darurat Bantu Korban Gempa di Cianjur

Komentar

Terkini.id, Makassar – Vale ikut mengirimkan tim Emergency Response Group (ERG) atau tanggap darurat untuk membantu korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Tim tanggap darurat ini terdiri dari lima orang rescuer, seorang dokter, dan dua orang tenaga medis. Mereka diberangkatkan sejak Rabu 23 November 2022, berdama peralatan lengkap penanganan bencana.

Di lokasi tim tergabung dalam misi kemanusiaan bersama tim dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan BASARNAS.

Baca Juga: Vale Raih Penghargaan dari PII, sebagai Perusahaan Tambang Penghasil Insinyur Profesional Terbanyak

Sekaligus pembagian tugas dan koordinasi di lapangan seperti pencarian, penanganan, dan pemulihan korban gempa berkekuatan 5,6 magnitudo itu.

Supervisor Fire & Rescue HSSR PT Vale Indonesia, Samsuddin mengatakan, tim ERG kini tengah berfokus melakukan pencarian dan penyelamatan korban di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya.

Sedangkan penyaluran bantuan logistik seperti sembako, terpal, peralatan mandi, perlengkapan bayi, obat-obatan dan alat penerangan akan menyusul akhir pekan ini.

Baca Juga: Vale Beri Bantuan Pembiayaan Rp1 M untuk Pengentasan Pemukiman Kumuh Kolaka

Samsuddin menerangkan, ambulans PT Vale juga dibawa serta untuk kebutuhan evakuasi serta beberapa peralatan penunjang di antaranya Medical Bag Complete, Tenda, First Aid Kit, Thermal Imaging Camera, Gas Detector, Satelite GPS, Extrikasi Battery, dan Scope Stretcher. Pendataan terbaru sudah ada 36 korban yang berhasil ditangani, per 24 November.

“Kebanyakan pasien yang kami tangani itu diare, luka infeksi, hispa, dan gangguan kulit. Pengobatan dilakukan secara mobile oleh tim. Untuk bantuan logistik Insha Allah besok akan dibawa.

Masyarakat maupun keluarga besar PT Vale bisa menyalurkannya, silakan berkoordinasi dengan tim ERG yang ada di Sorowako,” ujarnya.

Dia merincikan, perlengkapan mendesak yang dibutuhkan yakni terpal, makanan, minuman, bantal, selimut, peralatan mandi, beras, minyak goreng, gula, kopi, lampu, popok bayi, dan obat-obatan seperti antibiotik injeksi, Tt Toxoid, cairan infus, alkohol swab, anti nyeri injeksi, dan novalgin injeksi.