Terjadi lagi, Video Viral Anak Muda Mabuk Sambil Menghina Nabi Muhammad

Terkini.id, Jakarta – Ahmad Sahroni selaku Wakil Ketua Komisi III DPR RI mengunggah sebuah konten yang berisi tentang video pemuda pemudi mabuk sambil menghina agama Islam.

Dilansir dari akun Instagram @ahmadsahroni88, Rabu 29 Juni 2022, Ketua Pelaksana Formula E Jakarta tersebut mengunggah video dan meminta pihak kepolisian untuk menyelidiki para pihak yang berada dalam video dugaan kasus penistaan agama ini.

Video itu menampilkan beberapa wanita dan pria yang sedang berada di ruangan penuh alkohol dan asap rokok.

Baca Juga: Alfamart Beri Respons Terkait Video Viral Karyawannya

Awalnya video itu menunjukkan para pemuda pemudi tersebut menyanyikan lagu Opick Astaghfirullah sambil mengangkat dan menggoyangkan tangannya seperti berdoa.

“Ampunn,” ujar salah satu pemuda dalam video tersebut, dikutip dari gelora.co, Rabu 29 Juni 2022.

Baca Juga: Pengacara Usul Agar Brigadir J Diangkat Jadi Pahlawan, Ahmad Sahroni:...

Disisi lain, dalam menit terakhir muncul wanita yang sedang mabuk keras sambil mengucapkan kalimat yang menjelekkan Nabi Muhammad.

“Eh Nabi Muhammad juga mabok,” ulas pemudi dalam video tersebut.

Melihat hal tersebut, Ahmad Sahroni langsung minta pihak kepolisian agar segera bertindak untuk memproses para pemuda pemudi tersebut ke ranah hukum.

Baca Juga: Pengacara Usul Agar Brigadir J Diangkat Jadi Pahlawan, Ahmad Sahroni:...

“Saya minta Polri harus segera melakukan penyidikan terhadap video ini,” papar Ahmad Sahroni.

“Hancurkan para Penista Agama agar generasi bangsa ke depan tidak menjadi RUSAK.” lanjut Ahmad Sahroni.

“Merusak generasi pemuda kedepan,” tambah Ahmad Sahroni..

Sebagai informasi, baru-baru saja terjadi kasus penistaan agama dengan melecehkan Nabi Muhammad serta Bunda Maria yang dilakukan oleh klub malam, Holywings.

Oleh karena itu, izin operasi Holywings resmi dicabut Pemprov DKI Jakarta atas perintah langsung dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Holywings diduga melakukan tindakan menghina agama Islam dan Kristen dengan memakai nama Muhammad dan Maria dalam promosi minuman alkohol gratis mereka.

Pihak Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan enam tersangka pada kasus penistaan agama Holywings.

Namun demikian pencabutan izin usaha ini bukan berarti Holywings akan tutup selamanya.

Menurut keterangan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, Holywings bisa beroperasi kembali jika melengkapi surat dokumen yang kurang.

“Tidak berarti hak usaha kalian dihilangkan yang dicabut itu kan izin usahanya,”  ungkap Ahmad Riza Patria.

Bagikan