Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan jenazah disebut pasien COVID-19 dalam kondisi kedua bola matanya hilang viral di media sosial.
Video tersebut dibagikan pengguna Instagram Teluuur pada Jumat 6 November 2020. Dalam narasi unggahannya, peristiwa itu disebut terjadi di Probolinggo.
“Jenazah pasien yang ‘katanya’ kena kopit di Probolinggo setelah dibuka ternyata kedua bola matanya sudah tidak ada,” tulis Teluuur.
Dilihat dari video yang diunggah, tampak jenazah pasien tersebut bercucuran darah di sekitar wajah dan matanya.
“Darah pun masih bercucuran,” ujar Teluuur.
- PT Vale Catat Kinerja Keuangan Solid pada Triwulan I 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan
- Menghidupkan Semangat Kartini, PLN UID Sulselrabar Ajak Berbagi Lewat Donor Darah
- Berkat Program TJSL PLN, Produk UMKM Rumah BUMN Selayar Tembus Pasar Modern
- PLN Hadirkan Listrik untuk Petani Bone, Produktivitas Naik dan Biaya Operasional Turun sampai 74 Persen
- Krisis Air di Wilayah Utara Kota, Komisi B DPRD Makassar Turun Langsung Cek Jaringan Pipa
Dalam video juga terlihat jenazah tersebut terbungkus kain kafan. Dan di sekitarnya, terdapat beberapa orang dari pihak keluarga jenazah.
Menurut informasi di narasi unggahan video, petugas sempat melarang pihak keluarga untuk melihat jenazah tersebut.
Namun, keluarga bersikeras untuk melihat mayat keluarganya itu lantaran mereka meyakini bahwa almarhumah tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19.
“Petugas sempat melarang untuk melihat jenazah namun pihak keluarga memaksa karena yakin almarhumah tidak punya riwayat kontak dengan pasien kopit,” kata Teluuur.
Hingga berita ini ditayangkan, unggahan video itu telah dikomentari 7.032 netizen dan ditonton sebanyak 434.327 kali tayangan.
Namun, hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak medis Kabupaten Probolinggo terkait peristiwa dalam video viral tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
