Terkini.id, Ambon – Sebuah video yang memperlihatkan warga mencegat mobil ambulans dan mengeluarkan paksa peti jenazah pasien diduga Covid-19 viral di media sosial, Sabtu, 27 Juni 2020.
Dilihat dari video yang beredar, tampak sejumlah warga membuka pintu belakang ambulans tersebut dan menarik paksa peti jenazah itu.
“Kasih turun. Kasih turun. Ambil-ambil,” teriak warga seperti terdengar dalam video itu.
Setelah berhasil mengeluarkan jenazah dari dalam mobil, warga yang diperkirakan berjumlah ratusan ini menggotong peti jenazah tersebut secara beramai-ramai.
Pada tayangan video juga terlihat peti jenazah itu diturunkan di tengah jalan lantara diduga terjatuh saat tengah digotong warga.
- Siang Terik, Malam Remang, Jejak Pengabdian Satgas TMMD Ke-128 yang Tak Pernah Padam
- Investor Asal Jerman Siap Bangun PLTB 100 MW di Sidrap, Bupati: Ini Peluang Besar
- Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel Siap Kawal Sengketa Lahan Warga Pinrang ke DPR RI
- Percepat Penurunan Stunting, Wakil Bupati Sidrap dan TP PKK Intensifkan PMT Berbasis Pangan Lokal
- Briton English Education Jadi Sponsor Utama Inersia Royal Championship 2026 di Makassar
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan warga tersebut menolak jenazah berinisial HK yang merupakan warga setempat, dimakamkan dengan protokol Covid-19.
Dalam video juga tampak sejumlah petugas kesehatan berpakaian APD dan polisi tak bisa berbuat banyak lantaran jumlah warga yang lebih banyak.
Menurut informasi, peristiwa dalam video itu terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Negeri Batumerah, Kota Ambon, pada Jumat, 26 Juni 2020.
Mobil ambulans itu diketahui hendak membawa jenazah tersebut untuk dimakamkan di TPU Hanuth.
Namun, saat dalam perjalanan mobil ambulans berwarna hitam itu dicegat oleh sekumpulan warga yang mengambil paksa jenazah tersebut.
Hingga berita ini dibuat, belum ada pernyataan resmi dari petugas kesehatan dan aparat kepolisian setempat terkait video viral itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
