Viral Khotbah Jumat Menag Fachrul Razi: Tak Ucap Salawat, Makhrajil Huruf Kurang Fasih

Terkini.id, Jakarta – Video khotbah Jumat Menteri Agama Fakhrul Razi menjadi perbincangan netizen hingga hari ini.

Khotbah Jumat tersebut dibawakan Menag Fakhrul Razi pada 1 November 2019 lalu, di Masjid Istiqlal Jakarta.

Dalam video yang beredar, Menag Fachrul Razi tidak mengucapkan kalimat salawat saat membuka khotbah dengan bahasa arab.

Demikian pula saat memulai khotbah dengan bahasa Indonesia, juga tidak terdengar mengucapkan salawat.

Hal ini menjadi perbincangan lantaran membaca salawat adalah salah satu rukun khotbah menurut Mazhab Imam Syafii.

Pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Alquran, KH Miftah el-Banjary mengungkapkan, Mazhab Syafiiyah yang dominan dianut masyarakat muslim di Indonesia, menjadikan salawat sebagai salah satu rukun sahnya khotbah Jumat.

“Dan rukun khutbah itu ada lima, di antaranya: mengucapkan lafadz hamdalah dan salawat kepada Rasulullah SAW. Dan lafadz keduanya sudah ditentukan,” tulis Miftah yang mengutip kalimat Imam Nawawi di dalam kitab Matan al-Minhaj halaman 64 seperti dilansir dari sindonews.

Sehingga, jika khatib tidak membaca hamdalah dan salawat, maka khutbahnya tidak terpenuhi alias tidak sah. Sedangkan, ibadah salat Jumat sah jika khotbah memenuhi rukuh sah tersebut.

Meski begitu, dua mazhab lainnya yakni Hanafiyah dan Malikiyah tetap menganggap sah sebuah khutbah meskipun tanpa salawat.

Selain itu, sejumlah pihak juga mengkritik penyebutan lafaz Alquran atau makhrajil huruf Fachrul Razi yang kurang fasih.

“Beliau tidak sempurna mengucapkan hamdalah. Kedua, jika beliau memang benar tidak menyertakan salawat Nabi SAW, maka sangat berpotensi tidak sah menurut hukum Fiqh. Ketinggalan salawat pada rukun khutbah, bagian ini fatal menurut pandangan para ulama Fiqh, sebagaimana telah dijelaskan di atas,” tulis dia lagi.

Bantahan Menteri Agama

Sementara itu, Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan bahwa dirinya sudah puluhan kali jadi khotib Jumat.

“Saya bilang, saya sudah puluhan kali,” ujar Fachrul seperti dilansir dari merdekacom.

Menurut dia, tudingan tidak baca salawat tersebut beredar di media sosial secara liar dan videonya tersebar sepotong-sepotong.

Makanya, dia mengaku sudah meminta stafnya untuk mengunggah video rekaman khotbah agar polemik tersebut cepat selesai.

“Saya bilang ke staf, untuk ambil rekamannya dan disebarluaskan. Medsos kan agak nakal,” katanya.

Terkini.id mencoba menelusuri website kemenag.go.id, youtube resmi hingga akun instagram dan facebook resmi Kementerian Agama hingga hari ini, 8 November 2019. Namun, tidak ditemukan video versi lengkap dari Kementerian Agama tersebut.

Selengkapnya, berikut video khotbah Menag Fachrul Razi saat khotbah Jumat 1 November 2019 lalu:

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Nurdin Halid Hattrick Jabat Ketua Umum Dekopin

Terkini.id -- Nurdin Halid kembali terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) untuk ketiga kalinya, pada Musyawarah Nasional (Munas) Dekopin, di Hotel Claro