Viral Mahasiswa UMM Terancam DO Setalah Sidang Skripsi, ‘Nyesek’ Begini Kronologinya

Terkini.id, Malang- Salah seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) heboh diperbincangkan di media sosial. Setelah dirinya laksanakan sidang skripsi tapi ternyata berujung ancaman drop out (DO).

Mahasiswa yang terancam DO setelah sidang skripsi

Sehingga salah satu anggota keluarganya @malarea menceritakan kronologinya melalui cuitan media sosial Twitter, cuitan tersebut viral.

“Please do your magic. Teman2, kalau boleh minta retweetnya, tolong bantu meminta kebaikan hati rektor @UMMcampus. Adikku baru saja sidang skripsi di semester 14 dengan IPK terakhir 3,32 sekarang malah terancam DROP OUT karena masalah administrasi,” cuit akun @malarea.

Kicauan @malare di akun twitter

Baca Juga: Mendikbud Nadiem Tawarkan Imbalan Bagi Mahasiswa yang Bersedia Mengajar di...

Alhasil 12 ribu warganet pengguna Twitter me-retweet dan 4.809 akun lainnya menyukai unggahan pengguna Twitter tersebut.

Dalam cuitan akun twitternya ia menceritakan adiknya yang bernama Rahil Hamdi yang mengambil program studi Informatika Fakultas Teknik UMM, terancam di DO pasca melakukan sidang skripsi pada Kamis 18 Juli 2019.

Baca Juga: Peduli Gempa, Komunitas Kesehatan Makassar Gerakkan 50 Lembaga BEM dalam...

Sementara itu, pihak UMM sendiri telah mengkonfirmasi kebenaran cuitan akun tersebut dan telah melakukan pengecekan status Rahil Hamdi.

“Memang benar itu mahasiswa kami. Tapi itu sebetulnya masalah sistem karena keteledoran mahasiswa dimana saat dicek statusnya nonaktif. Karena pada semester 14 tidak registrasi,” Kepala Humas dan Protokoler Joko Susilo seperti yang dilansir okezone, Jumat 2 Agustus 2019.

Joko susilo mengatakan, kalau pihaknya sudah mencoba berkomunikasi dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti) untuk menanyakan status mahasiswa Rahil Hamdi.

Baca Juga: Rapat Anggota Komisariat, Momentum Refleksi dan Meletakkan Arah Masa Depan

“Kami sudah konsultasi ke Dikti. Tapi saya belum bisa memastikan apakah bisa cepat atau tidak. Karena pengalaman kami tidak bisa cepat 1 – 2 hari,” Jelasnya.

Bagikan