Terkini.id, Jakarta – Sebuah video lama Ma’ruf Amin yang menyebut Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai sumber konflik dan harus dihabisi kini tengah viral di media sosial.
Cawapres yang berpasangan dengan Joko Widodo (Jokowi) ini kemudian menjelaskan dan mengklarifikasi perihal pernyataannya dalam video itu.
Ma’ruf Amin bercerita, sebelum bicara dalam video itu, dia didatangi beberapa pemuka agama Islam atau ustadz untuk mendukung Anies Baswedan menjadi calon presiden.
Sejumlah ustadz tersebut berkaca dari pengalaman Anies dapat mengalahkan Ahok pada Pilkada DKI Jakarta, tahun 2016.
“Waktu itu, beberapa ustadz ngajak saya untuk mendukung Anies Baswedan menjadi calon presiden,” kata Ma’ruf Amin, dikutip dari Suara, Kamis 4 April 2019.
- Kepesertaan JKN 98,19 Persen, Indonesia Sabet Predikat UHC Jelang HUT RI ke-79
- Wapres Ma'ruf Amin Nilai Film Dirty Vote Bagian dari Dinamika Politik
- Dalam perayaan Migrants Day 2023, Benny Rhamdani Harap Ada Dana Abadi Bagi Pekerja Migran Indonesia
- Menko Polhukam Pimpin Rapat Terkait Penampungan Warga Rohingya
- Kementan dan TNI Perkuat Sinergi, Mentan : Ketahanan Pangan Identik Dengan Ketahanan Negara
“Saya tidak setuju. Saya bilang, Ahok itu waktu itu saya menggunakan istilah sumber konflik. Konflik muncul karena Ahok,” sambungnya.
Menurut Ma’ruf Amin saat itu, kalau Ahok harus dicegah, tapi kalau Joko Widodo berbeda.
“Pak Jokowi tidak (seperti Ahok). Makanya saya cenderung mendukung Pak Jokowi, ketimbang Anies. Sekarang waktunya Pak Jokowi,” ujarnya.
“Waktu itu konteksnya jelas, saya tidak mau mendukung Anies. Karena, sekarang eranya Pak Jokowi. Dia harus selesai dua periode,” lanjutnya.
Ma’ruf sebut video yang beredar hasil editan

Diketahui, dalam video yang beredar, Ma’ruf tampak berbicara dengan sejumlah orang. Berikut perkataan Ma’ruf di video berdurasi 28 detik tersebut.
“Menurut saya, Ahok itu sumber konflik. Bangsa ini akan konflik, tidak akan berhenti kalau Ahok tidak…. Maka itu.. Maka itu Ahok harus kita habisi… Itu sudah pakainya fikih siyasah namanya,” kata Ma’ruf Amin dalam video.
Ma’ruf juga menegaskan bahwa video yang beredar luas tersebut merupakan hasil editan, sudah tidak utuh lagi.
“Kalau video itu utuh, orang akan tahu substansinya. Pernyataan saya di video itu, bahwa Pak Jokowi berbeda dengan Ahok,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
