Viral, Mempelai Pria Putar Video Adegan Syur Pengantin Wanita di Acara Pernikahan

Seorang mempelai pria memutar video adegan syur pengantin wanita. (Foto: Mirror)

Terkini.id, Makassar – Seorang mempelai pria memutar video adegan syur pengantin wanitanya saat pesta pernikahan keduanya digelar. Dalam video tersebut, sang wanita terlihat sedang beradegan mesum dengan pria lain.

Pria lain dalam video itu ternyata merupakan kakak dari mempelai pria alias calon kakak ipar dari sang wanita.

Dilansir dari laman Mirror, Sabtu, 4 Januari 2020, mempelai pria tersebut sengaja memutar skandal percintaan antara calon istrinya itu dengan kakak iparnya sendiri.

Hal itu ia lakukan karena ingin membalas dendam kepada si pengantin wanita. Ia merasa diselingkuhi oleh calon istrinya itu.

Kejadian itu sendiri diketahui terjadi di Provinsi Fujian, China. Video mesum itu diputar sang mempelai pria di depan para tamu dan keluarga yang hadir di pesta pernikahan mereka.

Menarik untuk Anda:

Mempelai pria yang tak disebutkan namanya ini mengetahui perselingkuhan calon istrinya itu dari saudara perempuannya.

Dalam video tampak keduanya sedang berjalan di mimbar pengantin. Tak lama kemudian, si mempelai pria memutar video mesum tersebut lewat sebuah proyektor yang terpasang di mimbar.

“Kamu pikir saya tidak tahu,” kata si pengantin pria kepada mempelai wanita.

Melihat hal itu, si pengantin perempuan lantas emosi dan melemparkan buket bunga yang dipegangnya kepada mempelai pria.

Menurut laporan media China, kedua mempelai itu telah menjalin hubungan asmara selama dua tahun dan baru 6 bulan bertunangan.

Si pria mendapati wanita yang hendak dinikahinya itu berselingkuh dengan calon kakak iparnya setelah ia memasang sebuah kamera CCTV di rumahnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

IDI Makassar Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam Masamba

Tanpa Pencahayaan Listrik, Wagub Sulsel Tinjau Lutra di Tengah Banjir dan Jalanan Berlumpur

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar