Viral Mobil Satpol PP Angkut APK Paslon Kacamatayya, Ini Penjelasan Kasatpol

Viral Mobil Satpol PP Angkut APK Paslon Kacamatayya, Ini Penjelasan Kasatpol

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini.id, Bulukumba – Mobil dinas Satpol PP yang viral di media sosial menjadi perbincangan publik. Pasalnya, dalam foto yang viral baik di Group WA maupun media sosial itu tampak mengangkut Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon bupati dan wakil Bupati Bulukumba nomor urut 3.

Menanggapi beredarnya foto Alat Peraga Kampanye (APK) di mobil operasional Satpol PP yang digunakan menutupi makanan dalam kardus di bagasi belakang mobil, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran memberikan klarifikasi.

Kasatpol PP dan Damkar, Andi Baso Bintang S.STP menjelaskan bahwa pada hari Senin dan Selasa 28-29 September 2020, mobil tersebut digunakan untuk operasi penertiban APK atau baliho di wilayah Kecamatan Bulukumpa dan Rilau Ale.

“Baliho tersebut belum sempat diturunkan di atas mobil sampai mobil ini digunakan esok harinya Rabu 30 September 2020 untuk membawa makanan ke lokasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Kindang yang dihadiri oleh Bupati Bulukumba, Dandim 1411 dan Kapolres Bulukumba,”bebernya

Saat mobil berada di lokasi TMMD, lanjut Andi Baso, tiba-tiba hujan turun, sehingga salah seorang petugas inisiatif menutupi makanan dan minuman dalam kardus tersebut dengan baliho yang bergambar Paslon Nomor Urut 3.

Baca Juga

“Jadi kejadian tersebut tidak ada hubungan sama sekali di kegiatan TMMD ke 109, dan juga tidak ada hubungannya dengan keterlibatan aparat pemerintah terhadap pasangan calon Pilkada Bulukumba 2020,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali juga ikut menanggapi foto yang viral itu.

Menurut bupati dua periode tersebut menyampaikan bahwa dirinya tidak tahu menahu soal baliho yang ada di mobil Satpol.

Ia mengaku tidak memiliki niat untuk berkampanye Pilkada. Murni melakukan kunjungan ke lokasi TMMD dan makan bersama dengan para prajurit TMMD.

Dijelaskan pula bahwa saat kejadian, Bupati dan Forkopimda lainnya tidak mengetahui peristiwa munculnya baliho di mobil tersebut karena hujan hanya berlangsung sebentar saja dan baliho cepat disingkirkan.

“Olehnya itu sudah saya minta Kasatpol PP memeriksa sopir dan personil Patwal yang naik saat itu,” kata AM Sukri Sappewali.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.