Terkini.id, Sidrap – Sebuah video penanganan karantina terkait virus Corona di Rusun SKPD Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan viral di media sosial, Jumat, 3 April 2020.
Dalam video diunggah @sosmedmakassar disebutkan sejumlah jemaah umrah yang ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 yang sementara menjalani masa karantina selama 14 hari.
Satu diantaranya, seorang pria paruh baya yang mengamuk dan membanting tempat sampah sambil berteriak-teriak di hadapan petugas dan minta untuk dipulangkan.
Pasien lainnya, terdengar dalam video itu ada seorang perempuan yang menangis. Pria yang tengah mengamuk itu mengaku kalau dirinya tak sakit.
“De to malasa (Kami tidak sakit),” teriak pria itu di hadapan para petugas yang ada di lokasi.
- Mentan Amran Jawab Isu "Pesta Babi" di Merauke: Yang Kami Bangun Adalah Pesta Pangan
- Wujudkan Progran Nasional, Pemkab Jeneponto Perkuat Strategi Percepatan Penurunan Stunting Secara Terintegrasi
- Pemkot Makassar Terima Aset PIP, Pengembangan Stadion Untia Makin Matang
- Oronamin C Gelar Roadshow "NAMI ON MISSION" di Makassar, Sasar 10.000 Anak Muda dengan Kampanye Hidup Sehat
- Tumbuh Fantastis Hingga 44 Persen, BSI Cairkan Dividen Rp1,51 Triliun Hari Ini
Para petugas pun berusaha menenangkan pria itu, namun ia tetap menghambur-hamburkan tempat sampah yang ada dalam ruang isolasi itu.
Rekaman video selanjutnya, terlihat Bupati Sidrap Ir. H. Dolla Mando mendatangi lokasi karantina mendengar keluhan warganya yang dikarantina dan memberikan pemahaman kepada mereka.
“Kebanyakan jemaah yang dikarantina mengalami stres dikarantina selama 14 hari,” potongan keterangan video itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
