Terkini.id, Polman – Beredar video viral yang memperlihatkan sebuah peti jenazah di Polewali Mandar atau Polman, Sulawesi Barat, nyaris hanyut terseret arus sungai saat hendak diseberangkan oleh warga.
Video peti jenazah di Polman nyaris hanyut terseret arus sungai itu diunggah akun Instagram @suarabergema2.id, pada Minggu 25 Desember 2022.
Dalam video itu, nampak sejumlah warga awalnya hendak menyeberangkan peti jenazah tersebut melewati sebuah sungai.
Lantaran arus sungai yang begitu deras, peti jenazah yang tertutup kain berwarna kuning itu pun terlihat terseret air. Hal itu sontak membuat warga berteriak histeris.
Sejumlah warga pengantar jenazah itu juga terlihat berupaya menyelamatkan diri agar tidak ikut terseret arus sungai.
- Keluarga Sebut Kaki Brigadir J Bengkok: Tidak Bisa Diluruskan
- Larang Buka Peti Jenazah dan Tutupi Penyebab Kematian Brigadir J, Dua Polisi Ini Ikut Dinonaktifkan
- Viral Salat Jenazah Peti Tetap dalam Ambulans, MUI Angkat Bicara
- Heboh Peti Jenazah Pasien Covid-19 Terhempas Jatuh Saat Dimakamkan, Keluarga Emosi
- Diduga Kelelahan, Dua Petugas Medis Covid-19 Tak Kuat Angkat Peti Jenazah
Sementara beberapa warga lainnya, nampak berusaha memegang peti jenazah itu agar tidak terseret arus sungai.
Dikutip dari keterangan unggahan akun @suarabergema2.id yang bersumber dari Kompas.com, peristiwa dalam video itu terjadi di Dusun Pussui, Desa Luyo, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, pada Jumat 23 Desember 2022.
Identitas jenazah dalam video itu diketahui adalah seorang perempuan yang berasal dari warga Desa Pussui, Kecamatan Luyo.
Pihak keluarga jenazah rencananya akan memakamkan kerabatnya itu di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di lingkungan Pallis, Kelurahan Batu Pangan, Kecamatan Luyo, Polewali Mandar.
Salah satu pihak keluarga jenazah, Fatma mengatakan bahwa jenazah kerabatnya itu terpaksa diseberangkan melalui sungai saat air meluap.
Pasalnya, kata Fatma, tidak ada akses jalan atau jembatan ke dusun tetangga yang merupakan tempat lokasi pemakaman jenazah keluarganya tersebut.
“Memang tak ada jalan lain, warga terpaksa nekat menerabas banjir agar jenazah bisa dikebumikan di tempat pemakaman,” ujar Fatma.

Menurut Fatma, peti jenazah itu awalnya diseberangkan menggunakan rakit. Namun, saat menyeberang rakit dari batang pisang tersebut sempat oleng hingga peti tersebut nyaris terguling dan jatuh ke sungai.
Atas perjuangan warga yang berusaha mempertahankan peti jenazah itu agar tidak hanyut terseret arus sungai, jenazah itu pun berhasil sampai ke seberang sungai dan kemudian dimakamkan di TPU lingkungan Pallis.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
