Terkini.id, Jakarta – Beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan petugas Covid-19 tengah melakukan salat jenazah terhadap pasien meninggal corona.
Dalam video berdurasi 1,21 menit itu memperlihatkan sejumlah petugas menggunakan pakaian hazmat dan tengah melakukan salat jenazah.
Yang menjadi perhatian dalam video tersebut yakni saat sang Imam yang memimpin salat jenazah itu, terlihat beberapa kali melakukan ruku setelah takbir.
Sementara 4 petugas di belakang sang imam tidak mengikutinya untuk ruku.
Video itu sendiri viral usai diunggah oleh akun Instagram @ndorobeii, Senin, 27 Juli 2020.
- Dinas Koperasi dan UKM Makassar Gandeng Shine Autocare, Perluas Akses Pemasaran Produk UMKM
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tuntaskan Satgas Haji 2026, Salurkan 4.204 KL Avtur untuk 86 Penerbangan
- Wakil Bupati Gowa Apresiasi Gerakan Langit Biru Demokrat, Dukung Indonesia ASRI dan Gowa Annangkasi
- Soal Oknum Anggota DPRD, DPW PKB Sulsel Tegas, Terbukti Melanggar Hukum, Dipecat dari Partai
- Perkuat Jejaring Antardaerah, Aliyah Sambut Wakil Wali Kota Bengkulu
“Viral salat jenazah kok pake ruku nya, tempat kejadian belum diketahui, nyang jelas di tempat pemakaman. Menurut saya, mungkin yang bersangkutan lupa tau tidak paham. Alangkah baiknya segala sesuatu diserahkan pada ahlinya,” tulis akun ndorobeii.
Menanggapi video viral tersebut, Wakil Sekjen MUI, Ustaz Tengku Zulkarnain ikut angkat bicara.
“Wahai Umat Islam, Wahai Para Pemuda. Belajarlah Agama mu sebaik mungkin. Datangi Ulama dan Para Ustadz. Zaman sudah canggih tapi Ilmu Agama bertambah langka. Bayangkan, Sholat Jenazah saja masih pakai ruku’. Hindarkan dirimu dari menyingkirkan peran Tokoh Agamamu karena Politik…,” ungkapnya.
Sekedar diketahui, salat jenazah memiliki perbedaan dengan salat pada umumnya.
Dalam pelaksanaan shalat jenazah tidak ada ruku, sujud duduk tahiyat maupun duduk di antara dua sujud.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
