Ketum PA 212 Minta Netizen dan Buzzer Berhenti Mem-bully Tengku Zul: Doakan Saja

Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini, Ketua Umum (Ketum) Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif, menyampaikan permintaan khusus kepada netizen dan orang-orang yang disebutnya buzzer terkait meninggalnya Tengku Zulkarnain.

Ia meminta agar sekiranya masyarakat bisa berhenti mem-bully serta mencaci Tengku Zul yang seperti diketahui telah berpulang pada Senin petang kemarin, 10 Mei 2021.

“Jadi tidak perlu lagi di-bully, tidak perlu lagi dicaci lewat media,” kata Slamet di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Selasa, 11 Mei 2021, dikutip terkini.id dari Tempo. 

Baca Juga: PA 212 Minta Pemerintah Keluarkan Vaksin Halal, Warganet: Otak Semakin...

“Semua doakan saja,” sambungnya. 

Slamet Maarif kemudian mengatakan bahwasanya tidak ada manusia yang sempurna.

Baca Juga: Desak Pemerintah Keluarkan Vaksin Halal, PA 212: Jika Tidak Maka...

Menurut Ketum PA 212 itu, semua manusia pasti bisa khilaf dan berbuat salah dalam hidupnya. 

“Maafkan kesalahannya, doakan beliau,” tuturnya lagi.

Di sisi lain, Slamet beranggapan bahwa Tengku Zulkarnain adalah sosok guru, sahabat, dan sekaligus abang baginya.

Baca Juga: Desak Pemerintah Keluarkan Vaksin Halal, PA 212: Jika Tidak Maka...

Ia juga mengklaim bahwa mantan pengurus Majelis Ulama Indonesia atau MUI itu merupakan sosok teladan.

“Bagaimana beliau berdakwah sampai akhir hayatnya, sikap istiqomah dan tegasnya juga patut kita contoh,” ungkapnya.

“Hak ya hak, batil ya batil. Beliau tidak kenal rasa takut,” pungkas Slamet Maarif. 

Seperti diketahui, Tengku Zulkarnain atau yang biasa disapa Tengku Zul meninggal dunia di Rumah Sakit Tabrani, Pekanbaru, Riau, pada Senin kemarin, 10 Mei 2021, dalam perawatan selama beberapa hari lantaran terjangkit Covid-19.

Bagikan