Tanggapi Penangkapan Gubernur Sulsel, Tengku Zulkarnain: Kejam di Saat Rakyat Menderita Covid

Terkini.id, Jakarta – Kabar penangkapan Gubernur Sulawesi Selatan, yaitu Nurdin Abdullah, berembus cepat dan kencang ke tengah publik.

Pasalnya, sosok gubernur tersebut baru saja diciduk dini hari tadi dan dilaporkan telah dibawa ke Jakarta pukul 07.00 WITA pada hari Sabtu, 27 Februari ini.

Pemberitaan ini pun cukup menggegerkan publik lantaran Nurdin Abdullah dikenal sebagai sosok yang baik dan dicintai oleh cukup banyak masyarakat Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Sebut Orang Hitam Tak Boleh Masuk Surga, Tengku Zul Kembali...

Itu karena ia dianggap sebagai sosok yang “bersih” dan aktif melakukan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan.

Tak heran dengan beredarnya kabar ini, beberapa tokoh publik lantas segera menanggapi, salah satunya ada Tengku Zulkarnain.

Baca Juga: Viral, Video Ceramah Tengku Zul: Orang Hitam Tak Boleh Masuk...

Tengku Zulkarnain atau yang lebih akrab disapa Tengkuzul belum lama ini menulis sebuah cuitan sindiran di akun Twitter miliknya perihal kasus korupsi yang menjerat Gubernur Sulawesi Selatan tersebut.

“Lagi KPK tangkap tangan kasus Korupsi,” bukanya.

“Kali ini Gubernur Sulawesi Selatan. Orang ini sebelum menjabat Gubernur disiarkan sebagai sosok yang bersih,” papar Tengkuzul. 

Baca Juga: Sindir Nikah Beda Agama Alasan Takdir, Tengku Zul: Sontoloyo Ini...

“Dari Partai apa? Kejam di saat rakyat menderita Covid,” pungkasnya.

Kontan cuitan tersebut ditanggapi oleh netizen dengan beragam komentar. Ada yang berusaha meluruskan, ada pula yang justru mengingatkan Tengku Zulkarnain agar tak melakukan provokasi. 

“Tobat beh dakwah yang bener jangan dakwah provokasi. Inget umur banyakin amal,” tulis akun @babamarley12.

“Izin meluruskan, Bapak Gubernur dijemput di Rujab untuk diambil keterangannya karena yang OTT di RM Nelayan adalah Adc yang notabene dianggap paling dekat dengan beliau dan Pak Edi Sekrt PU. Bapak tidak di tempat saat OTT,” komentar akun @hidayat_ltc, mencoba meluruskan. 

Kendati demikian, belum diketahui secara pasti apakah komentar tersebut benar adanya atau tidak.

Sponsored by adnow
Bagikan