Terkini.id – Video viral beredar di media sosial. Video berdurasi 14 detik itu menunjukkan seorang remaja laki-laki memukul remaja perempuan dengan menggunakan tangan dan kaki.
Berdasarkan informasi, kejadian itu terjadi di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kapolres Enrekang, AKBP Andi Sinjaya membenarkan video tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Alla.
“Saya perintahkan Kapolsek Alla untuk menerjunkan personilnya untuk mengusut beredarnya video pemukulan yang beredar luas di media sosial,” ungkap Kapolres Enrekang, Selasa 2 Februari 2021.
Dalam hitungan 4 Jam Kanit Intelkam Polsek Alla Bripka Ihwan bersama Briptu Rudi Nurdin dibantu Unit Resmob Satreskrim Polres Enrekang berhasil mengamankan pelaku penganiayaan terhadap perempuan yang lagi viral di media sosial, beserta saksi-saksi.
- Perusahaan Tambang Garap Lahan Bersertifikat SHM Warga di Lutim, PT CLM dan PT PDS Disoroti DPRD
- Soto Betawi Veteran Selatan, Racikan Keluarga yang Jadi Favorit Warga Makassar Meraih MFC Award 2026
- Listrik Gowa Berpotensi Padam Malam Ini, Berikut Daftar Wilayah yang Terdampak
- KPPU Dorong Persaingan Usaha Sehat dan Kemitraan Setara di Maluku
- Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi Stakeholder Bahas Transformasi dan Streamlining
Selanjutnya penanganan perkara akan dilaksanakan oleh Sat Reskrim Polres Enrekang.
AKBP Andi Sinjaya menambahkan, dari hasil penyelidikan, terduga diketahui berinisial H (14) seorang pelajar beralamat Pangandangan, Desa Buntu Sarong, Kecamatan Masalle.
Sementara seorang remaja perempuan berinisial S. Karena Terduga masih dibawah umur sehingga penanganannya sesuai dengan Undang-Undang Sistem Peradilan Anak.
“Kami mengamankan terduga di rumahnya hasil dari penyelidikan anggota kami,” ungkap Kapolres Enrekang.
Kapolres Enrekang mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan terhadap terduga, kejadian pemukulan terjadi di lapangan sepak bola loko, desa Buntu Sarong, Kecamatan Masalle yang terjadi sekitar bulan September tahun 2020, namun baru tersebar dan viral di media sosial.
Kronologis pemukulan terjadi ketika korban memanggil terduga untuk bertemu di lapangan sepak bola loko, setelah bertemu korban langsung mengatakan “mauko ka berkelahi” dan terduga berkata “menangisko nanti kalo saya pukul ko” dan korban berkata “tidakji” dan disitulah terduga langsung memukul korban.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
