Waduh! Eks Mensos Juliari Tersangka Koruptor Bansos Covid-19 akan Digugat Warga, Ada Apa?

Terkini.id – Kasus dugaan korupsi dana bansos Covid-19 yang menjerat mantan Menteri Sosial, Juliari Batubara terus bergulir. 

Hari ini, Senin 21 Juli 2021, masyarakat yang merasa dirugikan atas dugaan tindakan rasuah tersebut akan mengajukan gugatan ganti rugi ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Mengutip suaracom jaringan terkini.id, Tim Advokasi Korban Korupsi, yang menjadi kuasa hukum warga korban korupsi Bansos Covid-19 mengatakan, dugaan rasuah yang dilakukan Juliari saat menjabat sebagai Menteri Sosial tidak mencerminkan dirinya sebagai pelayan masyarakat.

Baca Juga: LIRA Sulsel Soroti Penanganan Kasus Korupsi Bansos Covid-19 Tahun 2020...

“Sebagaimana diketahui bersama, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia telah banyak memakan korban jiwa,”bebernya. 

“Tidak hanya itu, roda perekonomian serta kesehatan jutaan jiwa warga negara semakin terancam. Namun, praktik lancung justru diperlihatkan oleh pejabat publik, bantuan sosial berupa sembilan bahan pokok malah dijadikan bancakan korupsi. Mirisnya, kejahatan itu justru dilakukan oleh Menteri Sosial, Juliari P Batubara,” tulis Tim Advokasi Korban Korupsi dalam keterangan tertulisnya, Minggu kemarin.

Baca Juga: Korupsi Bansos Covid-19, Edhy Prabowo Terancam Dijerat Pasal TPPU

Karenanya, warga yang menjadi korban atas dugaan korupsi Bansos Covid-19 mengajukan gugatan permintaan ganti rugi

Berangkat atas kejadian itu, warga terdampak pandemi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi akan mengajukan penggabungan perkara gugatan ganti kerugian terhadap mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara,” katanya.

Untuk diketahui, Tim Advokasi Korban Korupsi terdiri dari sejumlah lembaga swadaya di antaranya, YLBHI, LBH Jakarta, ICW, KontraS, Visi Integritas Law Office, dan change.org.

Baca Juga: Korupsi Bansos Covid-19, Edhy Prabowo Terancam Dijerat Pasal TPPU

Sementara saat ini, Juliari sedang menjalani proses persidangan di PN Tipikor Jakarta Pusat. 

Dalam dakwaan jaksa, Juliari disebut telah menerima uang korupsi bansos Corona paket sembako Se-Jabodetabek tahun 2020 yang mencapai Rp 32.4 miliar lebih.

1 2
Selanjutnya
Bagikan