Waduh! Musni Umar Dituding Profesor Palsu, Denny Siregar: Tanpa Kumis Beliau Lemah, Seperti…

Waduh! Musni Umar Dituding Profesor Palsu, Denny Siregar: Tanpa Kumis Beliau Lemah, Seperti…

R
Trisna Susilowati
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaRektor Universitas Ibnu Chaldun, Musni Umar dituding sebagai profesor palsu dan harus berurusan dengan aparat kepolisian. Ia juga menjadi bahan bullyan netizen, termasuk dari pegiat media sosial Denny Siregar.

Denny Siregar menyindir Musni Umar dengan menyebut lemah tanpa kumis.

“Tanpa kumis, beliau lemah. Seperti Samson dan bulu keteknya…,” cuit Denny Siregar di akun Twitter pribadinya @Dennysiregar7, Senin, 28 Maret 2022.

Cuitan Denny Siregar itu langsung dibanjiri komentar netizen. Sebagian netizen meminta Denny Siregar tidak asal berkomentar.

Waduh! Musni Umar Dituding Profesor Palsu, Denny Siregar: Tanpa Kumis Beliau Lemah, Seperti…
screenshot Denny Siregar (@Dennysiregar7

Diketahui, tudingan Musni Umar profesor palsu membuat heboh publik. Ia pun harus menjalani pemeriksaan polisi karena dituding memalsulkan ijazah hingga gelar akademik.

Baca Juga

Musni Umar menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin, 28 Maret 2022. Ia diperika sebagai saksi terlapor.

Sebelumnya, ia dilaporkan oleh YLH, direktur pascasarjana di sebuah perguruan tinggi di Tarutung, Sumatera Utara. Laporan tersebut masuk Kamis, 24 Januari 2022 dengan nomor LP/B/409/2022/SPKT/Polda Metro Jaya.

Musni Umar pun menegaskan  bahwa kehadirannya di Polda Metro Jaya untuk memberikan klarifikasi terkait tudingan profesor palsu itu.

“Tujuan saya dipanggil di sini untuk melakukan klarifikasi sehubungan pelapor menyampaikan laporan ke Polda bahwa saya adalah profesor gadungan,” kata Musni Umar kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin, 28 November 2022.

Tudingan Musni Umar profesor palsu juga dibantah dengan alasan tidak tercatat.

“Jadi memang profesor saya ini tidak tercatat atau dicatat tidak ada keputusan dari presiden ataupun menteri. Tapi bukan berarti dia itu gadungan,” ucapnya.

“Kalau yang tercatat itu yang dapat uang dari negara. Saya sama sekali tidak dapat uang dari negara. Saya dapat dari masyarakat melalui kepakaran saya sebagai sosiolog,” lanjutnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.