Terkini.id, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patia menjelaskan alasan mengapa terdapat temuan penggajian pegawai yang sudah meninggal yang tercatat dalam Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).
Seperti diketahui, tercatat sebesar Rp862,7 juta kelebihan bayar yang dilakukan oleh pihak pemerintahan DKI Jakarta dalam keterangan pembayaran tunjangan dan gaji pegawai yang telah meninggal.
Ariza kemudian menjelaskan bahwa adanya temuan tersebut merupakan penyebab kesalahan input data dari pihak jajarannya.
Katanya, pegawai yang telah meninggal dunia dan sudah purna tugas masih tetap dihitung dalam penginputan data.
“Ini kan soal administrasi pendataan antara yang pensiun, yang meninggal sama yang belum (pegawai aktif). Itu ada keterlambatan pendataan, terlalu cepat diinput, nah ini penyebabnya sehingga ada kelebihan bayar,” ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Sabtu, 7 Agustus 2021, dikutip terkini.id dari akuratco.
- Ahmad Riza Patria Angkat Bicara Soal Baliho yang Tampilkan Jokowi Bersama Prabowo
- Pemerintah Resmikan Kenaikan Harga BBM, Ahmad Riza Patria: Tidak Ada Pilihan!
- Ferdinand Hutahaean ke Anies Baswedan: Sudahlah Lebih Baik Diam, Sudah Tak Berguna!
- Gubernur Anies Baswedan Lengser Oktober 2022, Ferdinand Hutahaean Sindir: Bahagiaku akan Terpenuhi
- Soroti Citayam Fashion Week, Riza Patria: Lindungi Anak-anak dari Promosi LGBT
Ia pun menjelaskan bahwa kelebihan bayar tersebut bukan permasalahan yang berarti karena semua akan dikembalikan.
“Tapi ini tidak ada masalah karena semua akan dikembalikan. Dari BKD akan menyelesaikan hal ini,” jelasnya.
Ia pun mengatakan bahwa dari temuan BPK sekitar Rp800 juta kelebihan bayar, pihaknya telah mengembalikan uang tersebut sekitar Rp200 juta.
“Memang berdasarkan pemeriksaan BPK ditemukan kurang lebih Rp800 juta data lebih, tetapi Rp200 sudah dikembalikan,” pungkasnya.
Ariza lantas berjanji hal yang serupa tidak akan terjadi lagi di kemudian hari. Selain itu, pihaknya juga berjanji untuk mengembalikan sisa uang Rp600 juta yang kelebihan tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
