Terkini, Makassar – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA), menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya praktik judi online dan offline yang sudah menjadi budaya di masyarakat
Menurutnya, fenomena ini sangat berbahaya dan memerlukan perhatian serius dari semua pihak.
“Judi, baik online maupun offline, sudah menjadi budaya yang meresahkan. Ini sangat berbahaya,” ujar ARA, Rabu 26 Juni 2024.
“Kita semua harus turun tangan memberikan edukasi mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi,” sambungnya.
Ia menambahkan bahwa kebiasaan berjudi seringkali bermula dari hal-hal kecil seperti bermain game yang melibatkan pembelian chip. Kebiasaan ini kemudian berkembang menjadi kegiatan berjudi yang lebih serius.
- Sekda Sulsel Ajak Perbankan dan Serikat Pekerja Bangun Ekonomi Inklusif
- Tembus Barisan Kedua, Veda Ega Pratama Start Posisi 6 di Moto3 Prancis 2026
- Dokter Koboi Kenang Sosok Almarhum Brigjen Farid Armansyah, Dokter Jenderal Pertama Asal Makassar
- Muslim Woman Space Gelar 'MWS Connect Day 2026' Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Bertumbuh
- Puluhan Pelari Mancanegara Siap Meriahkan Makassar Half Marathon 2026
Oleh karena itu, penting bagi setiap keluarga untuk mulai memberantas judi online dari lingkup terdekat mereka.
“Tugas kita semua untuk berantas judi online mulai dari keluarga masing-masing. Karena seringkali, judi online dan offline berawal dari iseng-iseng yang kemudian menjadi kebiasaan serius,” jelasnya
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
