Terkini, Makassar – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA), menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya praktik judi online dan offline yang sudah menjadi budaya di masyarakat
Menurutnya, fenomena ini sangat berbahaya dan memerlukan perhatian serius dari semua pihak.
“Judi, baik online maupun offline, sudah menjadi budaya yang meresahkan. Ini sangat berbahaya,” ujar ARA, Rabu 26 Juni 2024.
“Kita semua harus turun tangan memberikan edukasi mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi,” sambungnya.
Ia menambahkan bahwa kebiasaan berjudi seringkali bermula dari hal-hal kecil seperti bermain game yang melibatkan pembelian chip. Kebiasaan ini kemudian berkembang menjadi kegiatan berjudi yang lebih serius.
- Minta Maaf Secara Terbuka, Kapolres Jeneponto Jamin Berikan Sanksi Tegas Polis yang Intimidasi Wartawan
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Pasokan Biosolar dan Pengaturan Layanan di SPBU Maros
- TKIT Nurul Uswah Tandutedong Lepas 51 Anak Didik, Bupati Minta Anak Sidrap Berani Berkompetisi
- 35 Struktur Kepengurusan DPW PPP Sulsel Akan Dilantik pada 20 Juni 2026, Diisi banyak Generasi Milenial dan Gen Z
- Korban Terseret Arus Sungai Rongkong di Luwu Utara Ditemukan Meninggal Dunia
Oleh karena itu, penting bagi setiap keluarga untuk mulai memberantas judi online dari lingkup terdekat mereka.
“Tugas kita semua untuk berantas judi online mulai dari keluarga masing-masing. Karena seringkali, judi online dan offline berawal dari iseng-iseng yang kemudian menjadi kebiasaan serius,” jelasnya
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
