Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memperingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Makassar agar tidak mengikuti acara “Jalan Sehat Perjuangan” yang diselenggarakan oleh Genzi Sulsel.
Acara tersebut dijadwalkan pada 26 November 2023 dan diperkirakan akan dihadiri oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Meskipun menekankan sifat non-politik acara tersebut, Danny Pomanto secara tegas melarang ASN Makassar untuk berpartisipasi, dengan alasan menjaga netralitas menjelang tahun politik.
Meskipun anggota keluarga ASN diizinkan ikut serta, Danny juga melarang orang tua membawa anak kecil dalam “Jalan Sehat Perjuangan.”
“Sebenarnya tidak ada unsur politiknya di sini tapi saya melarang ASN ikut, keluarganya boleh, saya larang anak kecil juga,” ucap Danny Pomanto, Rabu, 22 November 2023.
- Wali Kota Makassar Tegaskan Seleksi Imam Kelurahan Harus Transparan dan Berbasis Kompetensi
- Pemerintah Pusat Apresiasi Kinerja Pemkot, Makassar Didorong Jadi Percontohan Nasional
- Wali Kota Makassar Munafri: Pendidikan Hak Semua Warga, Momentum Hardiknas Perkuat Komitmen Bersama
- Hardiknas 2026, Munafri Dorong Pemerataan Pendidikan Berkualitas di Makassar
- May Day 2026 di Makassar Disiapkan Meriah, Wali Kota Munafri: Harus Jadi Momentum Kebahagiaan Buruh
Sebelumnya, ASN Makassar telah mendeklarasikan netralitas mereka dalam sebuah acara di Kantor Balai Kota Makassar pada 13 November.
Deklarasi tersebut bertujuan untuk menjaga netralitas ASN Kota Makassar menjelang Pemilu 2024.
Danny Pomanto telah memerintahkan semua ASN di Makassar untuk tidak memihak dalam Pemilu mendatang, termasuk keluarga ASN yang terlibat dalam kontestasi pemilihan pada Februari 2024.
Ia menekankan pentingnya menjaga netralitas, meskipun memberikan pengakuan bahwa ASN memiliki hak untuk memilih, sambil memperingatkan agar tidak terjadi konflik kepentingan.
“Ada sanksi yang tegas, termasuk demosi dan pemecatan dari posisi ASN, bagi mereka yang ditemukan tidak netral,” kata dia.
Meskipun menyatakan belum menerima laporan tentang perilaku ASN yang tidak netral, ia menegaskan adanya konsekuensi hukum yang telah diatur.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
