Terkini, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, atau yang akrab disapa Danny Pomanto, merencanakan mutasi besar-besaran di jajaran kepala sekolah. Langkah ini diambil sebagai upaya mempercepat laju program pendidikan di kota ini.
“Saya sedang menunggu jadwal untuk menghadap ke Kementerian Dalam Negeri. Sudah ada jadwal waktunya,” ujar Danny Pomanto, Kamis, 16 Mei 2024.
Menurut Danny, masih banyak kepala sekolah di Makassar yang berstatus Pelaksana Tugas (Plt). Status Plt ini dianggap menghambat proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan program pendidikan.
“Banyak kepala sekolah Plt. Itu yang mau kita selesaikan. Kita mau mutasi besar-besaran,” tegasnya.
Danny menekankan bahwa mutasi ini penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Makassar. Dengan kepala sekolah yang definitif, diharapkan mereka dapat fokus menjalankan tugas dengan optimal.
- LP3M Harakah Bakomubin Sulsel Gelar Pelantikan dan Rapat Kerja Sabtu 20 Juni
- Tinjau Lokasi Kebakaran Mangasa, Wali Kota Makassar Kawal Langsung Pemulihan 19 KK Terdampak
- Disdik Makassar Umumkan Hasil SPMB Jalur Non-Domisili, Jalur Domisili Dibuka 22 Juni
- Wujudkan Rumah, Kendaraan dan Liburan Impian di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
- Kinerja Solid PJM Wilayah 2: Laba Bersih Tembus 206 Persen dari Target di Tengah Tantangan Global
“Kita mau sekolah-sekolah di Makassar itu maju. Kita mau mutasi besar-besaran biar kepala sekolahnya definitif,” jelasnya.
Namun, Danny belum memberikan kepastian mengenai waktu pelaksanaan mutasi tersebut. Ia hanya menyebut bahwa mutasi akan dilakukan setelah mendapat izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Saat ini, Makassar memiliki 314 sekolah dasar (SD) dan 55 sekolah menengah pertama (SMP), yang semuanya akan terpengaruh oleh kebijakan mutasi ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
