Terkini.id, Makassar – Kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin ke Provinsi Sulawesi Selatan membawa manfaat bagi pelaku UMKM di Sulsel.
Pasalnya, Wapres bakal meninjau langsung beberapa produk kebanggaan Sulsel, yang didampingi Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di Kantor Gubernur, Senin 31 Januari 2022.
Dalam pameran UMKM itu ditampilkan beragam produk. Mulai dari aksesoris, pakaian hingga produk makanan dan minuman.
Salah satunya UMKM Chalodo dari Luwu Utara dengan produk permen coklat. Owner Chalodo, Baharuddin Iskandar mengaku antusias mengikuti pameran UMKM yang dihadiri oleh Wapres tersebut.
Selanjutnya, Plt Gubernur, memimpin rapat dengan Wali Kota/Bupati se-Sulsel. Dalam kegiatan tersebut, hadir Walikota Palopo, Drs.H.M.Judas Amir, MH, di ruang rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.
- Kepesertaan JKN 98,19 Persen, Indonesia Sabet Predikat UHC Jelang HUT RI ke-79
- Wapres Ma'ruf Amin Nilai Film Dirty Vote Bagian dari Dinamika Politik
- Dalam perayaan Migrants Day 2023, Benny Rhamdani Harap Ada Dana Abadi Bagi Pekerja Migran Indonesia
- Menko Polhukam Pimpin Rapat Terkait Penampungan Warga Rohingya
- Kementan dan TNI Perkuat Sinergi, Mentan : Ketahanan Pangan Identik Dengan Ketahanan Negara
“Produk kami ini mulai tanam, petik, olah dan jual dilakukan oleh petani dari Luwu Utara. Selain coklat, kami juga menampilkan kopi dari Seko.
Alhamdulillah, kita mendapat support dan dukungan dari Pemerintah Provinsi, dan kita sudah melakukan penjualan, misalnya di Surabaya bahkan di Arab Saudi. Kami harap adanya support dari Pemerintah pusat untuk pengembangan UMKM,” harap Baharuddin.
Selain itu, ada pula Koperasi Sutera Sengkang. UMKM dari Wajo dan Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel dan Dinas Perindustrian Sulsel ini, menampilkan beragam hasil produk seperti sarung selendang, kemeja, sarung, dan hijab.
Pelaku UMKM lainnya, yakni CV Coconut Internasional Indonesia dari Makassar. Mereka menampilkan produk-produk andalannya, seperti Teh Nipah yang merupakan minuman kesehatan yang tren di Korea. Selain itu, gula lontar atau palm jaggery, kayu sanrego, dan briket arang tempurung kelapa.
“Produk Briket arang tempurung kelapa ini kami sudah ekspor hampir semua negara di Timur Tengan serta eropa, seperti Jerman, Inggris, Turki, dan Rusia. Untuk produk gula lontar, kami sementara melengkapi izin untuk ekspor ke Korea,” jelas Asriani, Dirut CV. Coconut Internasional Indonesia.
Menurutnya, capaian itu tak terlepas dari dukungan Pemprov Sulsel.
“Terutama bagaimana Pemprov mendorong kami untuk naik kelas, seperti memfasilitasi untuk pameran di Turki. Pemprov juga mendorong kami untuk Go Internasional,” akunya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, Abd. Malik Faisal mengaku bahwa Plt Gubernur selalu mendorong bagaimana pengembangan UMKM dilakukan.
“Diantaranya melalui peningkatan kualitas produk melalui konsultasi kemasan produk bagi UMKM, fasilitasi sertifikasi produk, pendidikan dan pelatihan untuk peningkatan SDM bagi UMKM,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
