Wapres Minta Santri Dibolehkan Mudik, Netizen Sindir: Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Terkini.id, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin meminta pemerintah daerah untuk tidak menerapkan larangan mudik Idulfitri bagi para santri agar bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Wapres Ma’ruf Amin, Masduki Baidlowi.

Menurutnya, para santri biasanya menghabiskan Ramadan di pondok pesantren. Namun, kegiatan pesantren ditiadakan saat hari raya.

Baca Juga: Diduga Keracunan, 24 Santri Dilarikan ke RS, Polisi: Konsumsi Makanan...

“Wakil Presiden minta agar ada dispensasi untuk santri bisa pulang ke rumah masing-masing, tidak dikenakan aturan-aturan ketat terkait larangan mudik yang berhubungan dengan konteks pandemi saat ini,” kata Masduki, Jumat, 23 April 2021, dilansir dari CNN Indonesia.

Masduki melanjutkan bahwa Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa telah memberi contoh yang baik terkait hal ini.

Baca Juga: Ngeri Banget! Korban Guru Ponpes Pedofil Kini Bertambah Jadi 26...

Katanya, Pemprov Jatim sudah memperbolehkan para santri mudik saat lebaran.

Sementara itu, Jawa Barat dan Jawa Tengah belum memberlakukan kebijakan yang sama.

Maka, Masduki mengatakan bahwa Wapres berharap pemerintah daerah segera memberi keringanan bagi para santri.

Baca Juga: Ngeri Banget! Korban Guru Ponpes Pedofil Kini Bertambah Jadi 26...

Masduki juga menyampaikan saran Wapres Ma’ruf agar organisasi kemasyarakatan ikut mengusulkan dispensasi larangan mudik bagi santri.

Katanya, Ma’ruf berharap ormas Islam seperti Pengurus Besar Nahdlatul Ulama bisa menyurati pemerintah.

“Membikin surat kepada khusus, apakah kepada presiden, atau wakil presiden, atau kaditlantas supaya ada dispensasi. Itu penting agar santri yang pulang belajar bisa bertemu dengan orang tuanya dengan lancar,” tutur Masduki.

Permintaan Wapres Ma’ruf Amin pun langsung mendapaf kritikan dari netizen. Beberapa menilai bahwa usulan itu tidak adil bagi masyarakat.

“Keadilan sosial bagi… Ah sudahlah,” sindir Stnsooyaaa_ di kolom komentar Twitter CNN Indonesia.

“Berarti kalo di- acc, entar mudiknya pake baju koko trus pake sarung ajaa biar dikira santri,” kata ApriiYS.

“Ngampunten abah, jangan menambah kebijaksanaan tambah blunder, seperti halnya para menteri,” timpal Ortsash.

“keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia” kata PamanGobeer

“Terus kelompok lain gimana tuh pak,” balas Miniepom.

Untuk diketahui, Pemerintah  Pusat telah menerapkan larangan mudik Idulfitri dalam jangka waktu 6-17 Mei 2021.

Keputusan tersebut diambil merujuk pada pengalaman lonjakan kasus Covid-19 di setiap libur panjang.

Bagikan