Warga Desak Bongkar Makam Jenazah Covid-19 di Sidrap, Ini Alasannya

Ilustrasi Mayat

Terkini.id, Sidrap – Polemik penguburan warga di tengah pandemi Covid-19 kembali terjadi di Sidrap Sulawesi Selatan.

Setelah muncul aksi penolakan pemakaman pasien diduga Covid-19 di Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, hal serupa kembali terjadi di Kelurahan Kanyuara, Kecamatan Watang Sidenreng Sidrap Sulsel.

Jenazah almarhum Hamka, warga kelurahan Sidenreng yang disebutkan meninggal akibat serangan jantung di RS Bunda, Gorontalo itu mendapat penolakan warga, Rabu 29 April 2020 malam.

Polemik terjadi setelah jenazah Hamka dikebumikan pihak keluarga Selasa 28 April 2020 malam.

Pemakaman malam-malam inilah yang memicu penolakan warga. Warga menduga, Almarhum meninggal karena terpapar virus Corona.

Menarik untuk Anda:

Tak tanggung-tanggung, ratusan warga Kanyuara Sidrap kembali mendatangi pihak kelurahan untuk membongkar makam Almarhum dan dipindahkan.

Permintaan warga, disambut Camat Wattang Sidenreng bersama Lurah Sidenreng, Irham Imran S.STP didampingi Danpos Wattang Sidenreng, Sahabuddin.

Keputusannya, makam akan dibongkar untuk dilakukan Rapid Test kepada jenazah Almarhum.

Lurah Sidenreng, Irham Imran mengaku, keputusan yang disepakati, yakni akan meninjau ulang pemakaman Almarhum Hamka dengan melibatkan Tim Penanganan Covid-19, Kamis 30 April 2020 hari ini.

Camat Wattang Sidenreng, Hidayatullah Abbas bahkan meminta pihak keluarga Almarhum untuk mempertanggungjawabkan pemakaman Almarhum Hamka melalui pengecekan Rapid Test.

Termasuk, melakukan akan berkoordinasi dengan tim penanganan Covid-19 tingkat kecamatan untuk menyemprotkan cairan desinfektan di perkuburan umum Kanyuara.

Selain itu, juga akan merencanakan tim medis penanganan Covid-19 tingkat kecamatan turun melakukan pengecekan langsung di Perkuburan Umum Kanyuara.

Informasi yang dihimpun, Almarhum Hamka meninggal di ruang IGD RSU Bunda kota Gorontalo akibat penyakit jantung.

Menurut keterangan keluarga, Jenazah Almarhum langsung dimakamkan malam di Pekuburan Umum Kanyuara karena telah melalui perjalanan darat beberapa jam dari Gorontalo ke Sidrap.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

8 Anggota DPRD Tanah Bumbu Belajar Porang di Sidrap

Puluhan UMKM Perempuan di Sidrap Belajar Kewirausahaan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar