Terkini.id, Jakarta – Warga negara (WN) Inggris bernama Tanzeen Miriam Sailar ditangkap aparat kepolisian. Tanzeen ditangkap di Rumah Detensi Jakarta dan saat ini tengah diperiksa petugas.
Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengungkapkan, Tanzeen ditangkap bersama dengan pihak Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM.
“Dia merupakan istri dari warga negara Indonesia atas nama Asep Ahmad Setiawan alias Abu Ahmad yang merupakan anggota jaringan teroris Jemaah Islamiyah (JI),” kata Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 3 Februari 2021 seperti dikutip dari jpnn.com.
Akan tetapi, suami Tanzeen itu telah meninggal dunia pada 2014 silam setelah ikut bertempur di Suriah.
“Asep Ahmad Setiawan alias Abu Ahmad telah meninggal dunia pada tahun 2014. Abu Ahmad merupakan salah satu anggota dari jaringan teroris JI,” tegas Ahmad.
- MTQ VIII KORPRI di Makassar, Sejumlah Lokasi Parkir Disiapkan untuk Peserta dan Tamu
- Asmo Sulsel Bagikan Pesan Keselamatan: Jangan Biarkan Handphone Ganggu Fokus Berkendara
- Makin Kritis! Keluarga Besar, Parpol, Anggota DPRD hingga Sejumlah ASN Dikabarkan Tak Percaya Bupati Gowa
- Demi Kualitas Hidup Masyarakat, PT Vale-Kodim 1412 dan Pemkab Kolaka Wujudkan Hunian Layak dan Akses Kesehatan
- PLN Mobile Padel Competition 2026 'Smash Your Energy' Dimulai, Kolaborasi PLN dengan 52 Instansi
Selain diduga berkaitan dengan jaringan teroris, Tanzeen juga diperiksa karena ada hubungan dengan aliran dana di rekening Front Pembela Islam (FPI) serta afiliasinya.
“Terkait dengan PPATK ini kan ada 92 rekening (FPI dan afiliasinya) tentunya proses itu masih dianalisis. Ada kaitannya dengan istri dari seorang anggota teroris tadi. Itu salah satunya ya,” tandas Ahmad Ramadhan.
Guntur Romli Sebut Aksi Bayaran
Sementara itu, Aktivis NU, Mohammad Guntur Romli, menyebutkan, setelah sebelumnya rekening FPI dibekukan, aksi aksi pro FPI sudah tidak ada.
Kini, polisi bersama PPATK mulai menelusuri aliran dana yang terkait dengan rekening FPI tersebut.
Menurut Guntur Romli, dengan tertangkapnya warga negara Inggris diduga terkait dengan aliran dana FPI tersebut, menunjukkan bahwa aksi aksi yang mereka lakukan selama ini adalah bayaran.
“Wow! Setelah rekening2 dibekukan aksi-aksi sudah tidak ada lagi. Hampir pasti aksi-aksi bayaran,” tulis Guntur Romli di media sosia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
