Terkini.id, Jakarta – Warga negara (WN) Inggris bernama Tanzeen Miriam Sailar ditangkap aparat kepolisian. Tanzeen ditangkap di Rumah Detensi Jakarta dan saat ini tengah diperiksa petugas.
Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengungkapkan, Tanzeen ditangkap bersama dengan pihak Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM.
“Dia merupakan istri dari warga negara Indonesia atas nama Asep Ahmad Setiawan alias Abu Ahmad yang merupakan anggota jaringan teroris Jemaah Islamiyah (JI),” kata Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu 3 Februari 2021 seperti dikutip dari jpnn.com.
Akan tetapi, suami Tanzeen itu telah meninggal dunia pada 2014 silam setelah ikut bertempur di Suriah.
“Asep Ahmad Setiawan alias Abu Ahmad telah meninggal dunia pada tahun 2014. Abu Ahmad merupakan salah satu anggota dari jaringan teroris JI,” tegas Ahmad.
- Progres 86 Persen, Jalan Rabat Beton TMMD 128 Jadi Urat Nadi Peningkatan Ekonomi Warga Jeneponto
- Bank Mandiri Sukses Gelar Livin' Galesong Trail Run 2026, Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
- Penuh Makna, Lembaga Adat Bangkala Genap 25 Tahun, Raja-Raja Se-Sulsel Berkumpul di Balla Lompoa
- Usai Masuk 5 Besar Aquatics World Cup Xi'an di China, Tim Renang Artistik Sulsel Kini Borong 8 Medali Emas di Kejurnas Akuatik Senayan
- Asmo Sulsel Tawarkan Promo Motor Sport dan Scoopy Sepanjang Mei 2026, Jangan Sampai Ketinggalan
Selain diduga berkaitan dengan jaringan teroris, Tanzeen juga diperiksa karena ada hubungan dengan aliran dana di rekening Front Pembela Islam (FPI) serta afiliasinya.
“Terkait dengan PPATK ini kan ada 92 rekening (FPI dan afiliasinya) tentunya proses itu masih dianalisis. Ada kaitannya dengan istri dari seorang anggota teroris tadi. Itu salah satunya ya,” tandas Ahmad Ramadhan.
Guntur Romli Sebut Aksi Bayaran
Sementara itu, Aktivis NU, Mohammad Guntur Romli, menyebutkan, setelah sebelumnya rekening FPI dibekukan, aksi aksi pro FPI sudah tidak ada.
Kini, polisi bersama PPATK mulai menelusuri aliran dana yang terkait dengan rekening FPI tersebut.
Menurut Guntur Romli, dengan tertangkapnya warga negara Inggris diduga terkait dengan aliran dana FPI tersebut, menunjukkan bahwa aksi aksi yang mereka lakukan selama ini adalah bayaran.
“Wow! Setelah rekening2 dibekukan aksi-aksi sudah tidak ada lagi. Hampir pasti aksi-aksi bayaran,” tulis Guntur Romli di media sosia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
