Warga Makassar Keluhkan Kouta PPDB, Pj Rudy Sebut Ada Penambahan Rombel

Warga Makassar Keluhkan Kouta PPDB, Pj Rudy Sebut Ada Penambahan Rombel

K
FD
Kamsah
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Sejumlah warga Makassar mengeluhkan terbatasnya jumlah kouta penerimaan peserta didik baru atau PPDB 2020/2021. Penyerapan sekolah negeri dianggap tak maksimal mulai dari kebutuhan pendidikan SD hingga SMP.

Menanggapi itu, Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan akan ada penambahan rombongan belajar atau rombel untuk menampung keluhan tersebut.

Namun, kata Rudy, penambahan tersebut tak membuat ruang kelas menjadi sumpek. Terlebih di tengah pandemi.

“Itu salah satu alternatif, tapi kita harus pikir juga ruang kelas tidak boleh sumpek, di tengah pandemi, ada new normal akan kita masuki jadi alternatif nya adalah bisa menambah orang diruang kelas,” kata Rudy di Gedung Balai Kota Makassar, Selasa, 21 Juli 2020.

Selain itu, Rudy mengusulkan adanya penambahan ruang kelas baru. Hal itu agar proses belajar berjalan efektif.

Baca Juga

Sementara, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amalia Malik menyebut telah mengajukan penambahan rombongan belajar atau rombel di setiap sekolah negeri.

Rencananya jumlah rombel akan mengalami penambahan 4 orang, SMP dari 32 menjadi 36 per kelas. Sementara, SD dari 28 menjadi 32 siswa.

“Kita melakukan pengajuan di dirjen untuk bisa menambah jumlah setiap kelasnya. Masing-masing tambah 4,” kata Amalia.

Amalia mengatakan penerimaan jumlah rombel merujuk pada skor sistem PPDB. penambahan jumlah rombel tersebut dengan melakukan penambahan kuota pada proses PPDB.

“Kita urutkan saja sesuai skor kemarin,” ungkapnya.

Amalia mengatakan, penambahan tersebut juga terjadi tahun lalu.

“Kita lakukan pengisian sekolah yang belum penuh kuotanya,” terang Amalia.

Ia menilai hal itu sebagai salah satu solusi untuk menangani keluhan orang tua siswa lantaran anaknya tidak tertampung di sekolah negeri.

Saat ini Dinas Pendidikan tengah menunggu tindak lanjut atas pengajuan tersebut.

“Saya sudah kontak pusat mereka menganjurkan segera menyurat melalui email saja supaya bisa ditindak lanjuti, dilakukan lagi penambahaan,” terangnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.