Ketua Komisi B DPRD Makassar Minta PD Pasar Tertibkan Pedagang Nakal

Ketua Komisi B DPRD Makassar Minta PD Pasar Tertibkan Pedagang Nakal

K
FD
Kamsah
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar William Laurin meminta Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya menertibkan para pedagang nakal yang enggan membayar sewa lapak.

Ia menegaskan hal itu melanggar Perda No 12 Tahun 2004 tentang Pengurusan Pasar dalam Daerah Kota Makassar.

“Berdasarkan laporan PD Pasar Makassar Raya, banyak pedagang nakal yang enggan menyetorkan sewa lapak ke PD Pasar, beberapa di antaranya bahkan menunggak sewa sejak 2015,” kata William, Jumat, 28 Agustus 2020.

Menurutnya, tunggakan tersebut sudah bertahun-tahun dan sangat fatal. Untuk itu, ia menyebut sangat mendesak untuk segera ditindaki. Pasalnya, ada potensi pendapatan kas daerah yang hilang.

“Yang begini sudah harus ada penertiban segera, karena hal begini itu sangat penting, jangan terjadi pembiaran sampai berlarut-larut,” ujar legislator PDIP ini.

Baca Juga

“Semua itu berbicara adanya pasar yang ditarik retribusinya itu kan pendapatan, jangan sampai hilang juga, ini menyangkut ke kas daerah,” katanya lagi.

Sebelumnya, Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya Basdir mengatakan pihaknya terus melakukan pendataan dan untuk sementara baru satu pasar yang telah rampung, yaitu Pasar Sawah.

Ia mengatakan telah terdata sebanyak 36 pedagang yang menunggak di pasar tersebut dan 28 diantaranya telah disurati. Waktu tunggakan beragam mulai dari sebulan hingga tahunan.

“Mau disegelkan, sudah diperingati dua kali mereka, kalau berdasarkan Perda itu tiga bulan kita lakukan penyegelan kemudian enam bulan pengambilalihan. Cuman selama ini kita beri toleransi,” ucapnya.

Rekap kerugian dari retribusi sewa tersebut ditaksir sebanyak Rp35 juta khusus untuk Pasar Sawah.

Ia menegaskan nominal tersebut tidak kecil bila digabung dengan pasar-pasar lain.

“Rencananya kita ini, misalnya tidak ada keinginan untuk bayar, kita akan ambil alih, terus nanti kita berikan ke pedagang yang mau. Pasar lain sementara, kita juga mau hitung berapa yang menunggak,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.