Warga NTT Bela Presiden Jokowi: Itu Salah Kami, Jangan Salahkan Dia

Terkini.id, Jakarta – Media sosial dihebohkan dengan kunjungan Presiden Jokowi ke Maumere, Nusa Tenggara Timur karena menimbulkan kerumunan.

Sejumlah pihak pun menyindir dan mengkritik Presiden atas insiden tersebut. Bahkan, pihak seperti Koalisi Masyarakat Anti Ketidakadilan melaporkan presiden ke Bareskrim Polri atas kasus kerumunan tersebut.

Meskipun, pada akhirnya polisi menolak laporan tersebut.

Baca Juga: Soal Kerumunan, Pengamat: Jokowi Harus Diperlakukan seperti Habib Rizieq

Terkait dengan ramainya kritikan ke Jokowi, media sosial diramaikan dengan puisi warga Maumere yang membela sang Presiden.

Dalam puisi tersebut, sang penulis meminta siapapun untuk tidak menyalahkan presiden. Karena, peristiwa kerumunan tersebut adalah salah mereka, yang terlalu cinta pada Jokowi.

Baca Juga: Ungkit Kerumunan Jokowi Saat Sidang, Habib Rizieq: Apa karena Presiden...

Puisi itu diketahui pertama kali disebar oleh pemilik akun facebok Even Edomeko, seorang warga Maumare.

Berikut puisinya yang banyak dibagikan:

KAU MARAH PADA PRESIDEN KAMI?
Kau keliru, Jelek.

Baca Juga: Eksepsi Rizieq Singgung Kerumunan Jokowi dan KLB Deli Serdang: Rezim...

Keliru, karena Beliau dgn tegas menyuruh tak boleh ada penyambutan. Baliho tak boleh. Tarian tak boleh. Semua adat penerimaan tamu kehormatan Beliau tolak. Makan pun tidak. Minum saja tidak.

Kurang apa, coba?

Kekurangan itu yakni justru CINTA KAMI PADANYA MENJADI SEMAKIN BESAAAAR. 
Cinta itulah yg mendorong kami MENUTUP JALAN saat mobilnya melambat di tikungan  L. Kami bersorak lupa jaga jarak. Dari atas mobil, Beliau ingatkan kami utk pake masker.

Kami buka masker agar suara teriakan kami Beliau dengar. Karena memang HANYA DIA YG MENDENGARKAN KAMI. Kau tidak pernah, to???
Jadi, ITU SALAH KAMI. JANGAN SALAHKAN DIA. 

Kau iri ka, Jelek?

Dalam kolom komentarnya, juga ramai warga Maumere lainnya yang membela presiden.

Pengguna facebook  Oswald Cb MOv misalnya menyampaikan bahwa dalam peristiwa tersebut, merekalah yang datang sendiri.

“Kami datang sendri… Tidak ada pengerahan massa.. Tidak di undang…Ini keinginan kami sendiri… Jangan salahkan aparat.. bupati…satgas.. dan Bapak Presiden… Ini keinginan kami sendiri…sebagai bentuk kerinduan kami untuk bertemu orang nomor 1 di negri ini. Presiden kita Bapak Jokowi…. 
Kapan lagi kami di daerah kecil bisa ketemu secara langsung dengan beliau… 

Walau kami hanya bisa lihat dari jauh di atas mobil… Tanpa selfi selfi, tanpa jabat tangan…. 

Kami senang dan bangga…. Beliau dr ats mobil juga slalu ingatkan kami untuk selalu pakai masker..dengan isyarat tangannya.. Dan semua tertib mengikuti… 

Kami bubar setelahnya… Tanpa ada yg kami rusak…pagar..tempat duduk dan fasilitas umum lainnya aman…….tidak ada bendera lain yg berkibar selain merah putih…. Dalam penyambutannya… 

Terima kasih Bapak Jokowi… Sehat selalu… 
Tuhan memberkati mu dan semua karyamu untuk bangsa ini,” tulisnya.

Sponsored by adnow
Bagikan