Terkini.id, Jakarta – Warga Solo yang tengah menikmati Minggu pagi di car free day (CFD) heboh lantaran sejumlah orang menyebut menara Masjid Sriwedari yang ada di dekat mereka ambruk.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 29 Mei 2022. Warga Solo yang awalnya berjalan santai di CFD mendadak lari kocar-kacir karena panik.
Dalam beberapa video yang beredar di media sosial, terlihat warga dan pedagang berhamburan, berlari menjauhi menara Masjid Sriwedari. Terdengar pula teriakan-teriakan warga yang panik.

“CFD Kota Solo geger.. Ada yang bikin hoax menara Sriwedari ambruk..” tulis akun TikTok @jelajahsolo_ig di unggahan videonya.
Menurut keterangan video yang diunggah akun tersebut, banyak pedagang yang terinjak-injak karena semua orang panik.
“Car free day geger geden dikira towernya pargoy,” tulis akun TikTok @rdworks dalam video yang diunggahnya.
Namun, isu ini hanyalah hoaks. Hingga saat ini, menara Masjid Sriwedari di Solo masih berdiri.
Ternyata, menara Masjid Sriwedari bukan ambruk, melainkan hanya ilusi optik. Awan yang bergerak di atas menara seolah-olah membuat bangunan terlihat miring atau bergerak.
“Betul iluis optik, dan waktu tadi awannya jalannya aga kencang jadi menambah gedung kelihatan bergerak,” jelas @rdworks di kolom komentar.
Netizen pun penasaran dengan orang yang pertama kali membuat kehebohan ini. Mereka mengatakan, teriakan orang-orang lah yang membuat situasi menjadi panik.
“Kelakuann sopo ki (siapa ini) di prank sak solo wkwk,” komentar @hnfa66.
“Biasane wong siji sing berasumsi… (biasanya satu orang yang berasumsi) Ambrok… Ambrok…” kata @helwasusanti80.
“Yg bikin panik/provokator… yg tereak paling pertama… bikin semua orang dsna panik berlarian,” ujar @hafizaulfa1.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
