Warga Sumedang Keluhkan Fungsi Aplikasi PeduliLindungi

Warga Sumedang Keluhkan Fungsi Aplikasi PeduliLindungi

SW
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaWarga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengeluhkan fungsi aplikasi PeduliLindungi akibat loading yang lama dan tak kunjung terakses saat digunakan.

Sebab, aplikasi PeduliLindungi telah menjadi syarat wajib masuk ke swalayan, perbankan, tempat wisata, dan pusat pelayanan publik lainnya di Kabupaten Sumedang

Alih-alih terakses dan dapat dimanfaatkan, aplikasi PeduliLindungi ini justru malah membuat warga kesal.

Mengutip dari Kompas, Asep Ganjar (35) Warga Kecamatan Situraja, mengeluhkan sulitnya mengakses aplikasi PeduliLindungi saat hendak melakukan transaksi di perbankan.

“Saya mau mengurus ATM terblokir, sebelum masuk bank saya diminta download aplikasi PeduliLindungi, tapi sampai 20 menit aplikasi ini sulit ter-install, malah terus loading,” ujar Asep, Jumat 8 Oktober 2021 siang.

Baca Juga

Menurutnya, jika memang aplikasi PeduliLindungi ini belum siap digunakan, pemerintah lebih baik mengkaji ulang penggunaannya.

“Kalau pas mau di-install, mau kami gunakan tapi sulit terakses begini lebih baik pemerintah tidak menjadikannya sebagai syarat wajib yang harus kami penuhi. Ini justru malah menghambat kami,” ujarnya

Sementara itu, Gunawan (38) menuturkan, ia sendiri telah melakukan vaksinasi sebanyak 2 kali.

Tapi karena aplikasi PeduliLindungi tidak dapat terakses sehingga tidak bisa dicek. Sementara ia sendiri belum mencetak kartu vaksinasi.

“Untungnya tadi sekuriti bank-nya baik, setelah diperlihatkan sudah lebih dari 30 menit tak juga bisa terbuka (terakses) akhirnya kami diminta untuk mengisi identitas secara manual dan mengikuti prosedur protokol kesehatan seperti biasa,” tutur Gunawan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.