Warganet Sebut Rezim Sedang Panik Sampai WA dan Medsos Koordinator Pusat BEM SI Diretas: Takut Amat Didemo

Warganet Sebut Rezim Sedang Panik Sampai WA dan Medsos Koordinator Pusat BEM SI Diretas: Takut Amat Didemo

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id. Jakarta – Publik dibuat bertanya-tanya dengan beredarnya kabar WhatsApp (WA) dan Media Sosial (Medsos) Koordinator Pusat BEM SI diretas menjelang aksi demo besar-besaran 11 April 2022. Merespon kabar ini, masyarakat pengguna media sosial atau Warganet menyebut jika tindakan peretasan itu adalah bukti bahwa rezim saat ini sedang panik.

Warganet menyebut jika rezim takut untuk di demo sehingga cara peretasan pun dilakukan untuk menutupi kepanikannya.

“Panik…panik…panik…kejang-kejang… panas dingin.. meriang” tulis warganet, dikutip dari kolom komentar CNN Indonesia, Jumat 8 April 2022.

Warganet Sebut Rezim Sedang Panik Sampai WA dan Medsos Koordinator Pusat BEM SI Diretas: Takut Amat Didemo
Screenshot komentar netizen (Twitter).

“Takut amat di demo… bangke”, tulis netizen.

Warganet Sebut Rezim Sedang Panik Sampai WA dan Medsos Koordinator Pusat BEM SI Diretas: Takut Amat Didemo
Screenshot komentar netizen (Twitter).

Diketahui, Koordinator Pusat BEM SI, Kaharuddin HSN DM mengaku WA dan Medsosnya diretas menjelang aksi 11 April 2022. Dia mengakui sudah 20 jam tidak bisa mengakses WA dan akun Instagram miliknya.

Baca Juga

“Jadi sampai sekarang komunikasinya terhenti karena nomor saya kena retas”, ujar Kaharuddin, dikutip dari laman CNN Indonesia.

Dia mengakui nomor yang diretas tersebut adalah yang memiliki koneksi antara BEM SI, wartawan serta mahasiswa di Indonesia yang akan menggelar aksi nasional mendatang.

Meskipun demikian, dia mengakui bahwa peretasan ini bukan sebuah alasan untuk mundur dari perjuangan menyuarakan kebenaran dan mengingatkan penguasa bahwa kebijakan yang diambil sama sekali tidak pro rakyat.

“Kami BEM SI akan terus menyuarakan hak-hak rakyat apapun tantangan dan resikonya”, tambhanya.

Bukan hanya Kaharuddin yang mengalami peretasan, sebelumnya, sejumlah mahasiswa juga mengakui bahwa nomor milik mereka di retas sehari sebelum aksi Nasioanal 1 April 2022 digelar.

Sebanyak tujuh orang mengalami peretasan sejak Kamis 31 Maret 2022. Mereka ialah empat anggota Blok Politik Pelajar (BPP), Ketua BEM UI, Koordinator Pusat BEM SI, dan seorang anggota SERASI UP.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.