Tolak Partai Mahasiswa, Perwakilan BEM SI: Menyalahi Kodrat, Gerakan Mahasiswa Harus Tetap Lurus

Tolak Partai Mahasiswa, Perwakilan BEM SI: Menyalahi Kodrat, Gerakan Mahasiswa Harus Tetap Lurus

R
Helmi Yaningsi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Berbagai aliansi dari kalangan sesama mahasiswa menyatakan menolak kehadiran Partai Mahasiswa Indonesia.

Meski nyatanya partai tersebut sudah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Penolakan tersebut, salah satunya datang dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).

Perwakilan BEM SI yang juga Ketua BEM Universitas Diponegoro (Undip), Ichwan Nugraha Budjang menyatakan menolak dengan tegas kehadiran Partai Mahasiswa Indonesia itu.

Alasannya, karena kehadiran partai tersebut dirasa menyalahi kodrat mahasiswa.

Baca Juga

“Kami dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia dengan tegas, kami nyatakan kami menolak,” ucap Ichwan.

“Karena poin pertama ini menyalahi kodrat mahasiswa walaupun di dalam kebebasan terdapat hak berserikat dan berkumpul yang diatur dalam Pasal 28,” jelas Ichwan, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Senin 25 April 2022.

Selanjutnya, Ichwan juga mengingatkan bahwa ada berbagai peran yang seharusnya diemban oleh mahasiswa.

Yakni peran sebagai agent of change (agen perubahan) dan social control (pengontrol sosial).

Oleh karena itu, menurut Ichwan, dengan munculnya Partai Mahasiswa bisa berpotensi menghilangkan peran-peran tersebut.

“Karena partai politik berorientasi kepada kekuasan, maka gerakan mahasiswa harus tetap lurus,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ichwan juga menyoroti terkait dalang atau bandar besar di balik pembentukan partai.

Sebab menurutnya, diperlukan modal atau dana yang tidak sedikit untuk membentuk sebuah partai.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.