Terkini, Jakarta — Cuaca panas ekstrem di Arab Saudi yang diperkirakan mencapai suhu di atas 40 derajat Celsius menjadi tantangan serius bagi jemaah haji.
Kondisi tersebut meningkatkan risiko dehidrasi, terutama saat jemaah menjalani rangkaian ibadah dengan aktivitas fisik tinggi di ruang terbuka.
Dokter sekaligus ahli gizi masyarakat, Tan Shot Yen, menegaskan bahwa menjaga kecukupan cairan tubuh merupakan langkah utama untuk mencegah gangguan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji.
“Kebutuhan cairan orang dewasa berkisar 30 hingga 35 mililiter per kilogram berat badan per hari. Artinya, individu dengan berat badan 60 kilogram membutuhkan sekitar 1,8 hingga 2,1 liter cairan setiap hari,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, kebutuhan cairan tersebut tidak hanya berasal dari air minum, tetapi juga dapat dipenuhi melalui konsumsi makanan yang mengandung kadar air tinggi, seperti buah dan sayuran.
- Ditjenpas Bentuk Tim Investigasi Usai Ombudsman Temukan Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- Bupati Jeneponto Lantik Anggota BPD Masa Bakti 2026-2034
- Komitmen Tak Intervensi Proses Hukum Bupati Gowa, Sikap Fadil Imran dan Keluarga Patut Diapresiasi
- Corporate Gathering 2026, BPJS Ketenagakerjaan Sulama Perkuat Perlindungan Pekerja dan Kolaborasi Mitra
- Bapenda Jeneponto Perkuat Komitmen Digitalisasi Lewat Rakornas TP2DD 2026
Deteksi Dini Dehidrasi
Lebih lanjut, Dr. Tan mengingatkan bahwa rasa haus bukan merupakan indikator awal dehidrasi, melainkan tanda bahwa tubuh telah mengalami kekurangan cairan.
“Banyak yang keliru memahami. Rasa haus justru merupakan tanda akhir dehidrasi,” tegasnya.
Menurutnya, tanda awal dehidrasi dapat dikenali melalui warna urine. Urine berwarna jernih hingga kuning muda menunjukkan kondisi hidrasi yang baik, sementara warna kuning pekat menjadi indikasi awal tubuh kekurangan cairan.
Selain itu, jemaah diimbau untuk mengatur pola konsumsi minuman dengan bijak. Minuman berkafein seperti kopi dan teh sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil yang berpotensi mempercepat kehilangan cairan tubuh.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
