Terkini, Makassar — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, membuka secara resmi kegiatan Persiapan Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Lomba Kelurahan) Tahun 2026 di Ballroom Makassar Government Center (MGC), Jalan Slamet Riyadi, Senin (15/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Zainal Ibrahim, Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar Andi Anshar, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta jajaran Pemerintah Kota Makassar.
Dalam laporannya, Kepala Bagian BPM Kota Makassar, Andi Anshar, menyampaikan bahwa Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, ditetapkan sebagai wakil Kota Makassar pada ajang Lomba Kelurahan Berprestasi Tahun 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil evaluasi perkembangan desa dan kelurahan melalui sistem Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri.
Menurut Anshar, Makassar memiliki rekam jejak yang membanggakan dalam ajang tersebut. Selama tiga tahun berturut-turut, yakni 2023, 2024, dan 2025, Kota Makassar berhasil meraih Juara I tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
- Dispar Makassar, APPBI dan IMA Siapkan Makassar Great Sale 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Daerah
- Bersama Istri, Wabup Gowa Hadiri HUT Kiwal Garuda Hitam dan Titip Pesan Persatuan
- OJK Sulselbar Perkuat Akses Keuangan Nelayan dan UMKM Pesisir di Mamuju Tengah
- Pemkot Makassar Ganjar Juara O2SN 2026 dengan Beasiswa, SMPN 18 Raih Juara Umum
- Prima Unggul Global Resmikan Kantor Agen di Sinjai Timur, Perluas Layanan Umrah dan Haji untuk Masyarakat
Prestasi itu juga berlanjut di tingkat nasional dengan masuk dalam jajaran kelurahan terbaik nasional.
Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa partisipasi Kota Makassar dalam Lomba Kelurahan Berprestasi tidak semata-mata untuk meraih penghargaan, tetapi menjadi momentum memperkuat kualitas pelayanan publik, pembangunan wilayah, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Tema lomba tahun ini, “Transformasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045”, dinilai sejalan dengan arah pembangunan yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Makassar melalui penguatan tata kelola pemerintahan, pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat, dan peningkatan kualitas lingkungan.
“Kami berharap seluruh stakeholder dapat memberikan perhatian dan dukungan penuh. Ini bukan hanya tugas kelurahan atau kecamatan semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama untuk menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Aliyah.
Ia menambahkan, proses penilaian saat ini dilakukan secara lebih komprehensif, termasuk melalui kunjungan lapangan yang dapat dilakukan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Karena itu, seluruh indikator penilaian harus diwujudkan melalui program yang berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
