Terkini.id, Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menilai virus Corona 10 kali lebih mematikan dari pandemi flu babi yang melanda dunia pada tahun 2009. WHO hingga kini masih mencari vaksin untuk virus Corona.
Melansir dari kantor berita AFP, Senin 13 April 2020, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa WHO terus mengkaji virus Corona yang melanda dunia. Tercatat virus Corona telah menewaskan hampir 115.000 orang dan menginfeksi lebih dari 1,8 juta orang.
“Kita tahu bahwa COVID-19 menyebar dengan cepat, dan kita tahu itu mematikan, 10 kali lebih mematikan daripada pandemi flu 2009,” kata Tedros seperti dikutip dari detikcom.
WHO mengungkapkan 18.500 orang meninggal karena flu babi atau H1N1, yang pertama kali ditemukan di Meksiko dan Amerika Serikat pada Maret 2009, namun petugas medis Lancet memperkirakan jumlah korban antara 151.700 dan 575.400 orang.
Tinjauan Lancet termasuk perkiraan kematian di Afrika dan Asia Tenggara yang tidak diperhitungkan oleh WHO.
- Pemkot Makassar Bentuk Tim ATS, Jemput Anak Putus Sekolah Kembali Belajar
- Di Balik Sekop Sang Komandan, Mengukir Jalan Kesejahteraan untuk Rakyat di Jeneponto
- Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira, MRR : Berlangsung Tertib Tidak Ada Ricuh, Terima Kasih Semuanya
- TP PKK Sulsel Gelar Rakor, Bahas Program Pokok dan Persiapan Agenda Nasional 2026
- Bupati Sidrap: MRS Celebes Series Jadi Ajang Lahirkan Pembalap Nasional hingga Internasional
Tedros mengatakan virus Corona menyebar dengan cepat, angka penambahan kasus lebih tinggi dari pada penurunan jumlah kasus. Vaksin virus Corona diperlukan untuk menghentikan penyebarannya.
“Langkah-langkah pengendalian hanya dapat dicabut jika sudah bisa menjamin keamanan kesehatan masyarakat, termasuk kapasitas yang signifikan untuk pelacakan kontak,” katanya.
Terlepas dari upaya yang dilakukan, WHO mengakui bahwa pengembangan dan pengiriman vaksin yang aman dan efektif akan diperlukan untuk sepenuhnya menghentikan transmisi virus Corona. Vaksin diperkirakan setidaknya ada pada 12 hingga 18 bulan lagi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
