Wow, SUV Nan Tangguh di Pakai Milenial Buat Jualan Nasi Kuning Kaki Lima

Wow, SUV Nan Tangguh di Pakai Milenial Buat Jualan Nasi Kuning Kaki Lima

R
Ismi Hehamahua
Redaksi

Tim Redaksi

MakassarTerkini.id-Keren,top banget mantap , super bro sista, beberapa ungkapan yang mungkin pas buat penjual nasi kuning kaki lima Milenial , yang menggunakan fasilitas “wow” ini.

Dikatakan “wow” karena penjualnya terbilang millenial ini menggunakan mobil warna putih merek SUV nan tangguh di sekitaran jalan tol Tallasa City, tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan depan gerbang perumahan BTP, disitulah penulis penasaran dan mampir mencicipi nasi kuning spesial pakai mobil SUV tangguh.

“kisaran harga mobilnya saja ratusan juta, kok masih jualan nasi kuning,” dalam hati penulis berkata.

Penjual nasi kuning yang tidak biasa ini terkadang mangkal disamping kantor Disnakertrans Provinsi Sulsel.
Cerita ini, berawal di hari jumat, dimana penulis melintasi jalur tersebut. Tak berlama-lama setelah memarkirkan tunggangan besi tua si black, kemudian memesan menu andalan, nasi kuning telur pakai sambal rica yang begitu terasa di lidah serasa membakar pas suasana pagi beranjak ke peraduan siang.

Kenikmatannya bertambah sedap, mana kala aroma aspal bercampur asap kendaraan menghinggapi indera penciuman ini, semuanya saling melengkapi nikmatnya bersantap santai ala kaki lima, masakan bintang lima.

Suasana seperti inilah yang terkadang dirindukan di kebisingan metropolitan, dimana semua tenggelam dalam hiruk pikuk gaya makan yang serba kaku.

Aroma aspal, terkadang bau asap dari kendaraan hinggap di sekitar , namun semuanya menjadi begitu nikmat dikala bersantap dengan santai ala kaki lima.
Suasana seperti inilah yang terkadang kita rindukan, jauh dari hiruk pikuk gaya makan yang serba kaku .
Semuanya begitu santai seperti kicauan burung di pohon trembesi yang seakan mengingatkan bahwa ini sudah tanggal tua, maklumlah buat pekerja serabutan seperti penulis, helai lembaran rupiah begitu berharga.
Dengan di ditemani kepulan asap dari kretek rasanya begitu nikmat dihisap setelah makan.
Sambil berbincang dengan pedagang nasi kuning yang begitu cetar membahana, bayangkan saja mobil yang dipakai jualan bukan kelas sembarangan, mempunyai isi selinder mesin yang cukup besar , tampilan garang dengan model tangguh.
Mobil produksi dari salah satu ATPM di Indonesia ini merupakan andalan dikelasnya.
Dan merupakan kendaraan andalan dalam menempuh Medan berat di wilayah Indonesia bagian timur, kenangan penulis pada saat menembus jalur Indonesia timur dari Kota Sorong menembus Maybrat.
Penulis sempat bertanya alasan gadis milenial ini berjualan dengan memakai mobil SUV tangguh kepada pedagang nasi kuning ini.
“Berjualan nasi kuning ini biar mandiri,serta tidak bergantung kepada orang tua, mengingat orang tua pergi berlayar dan mobil hanya tinggal percuma , tidak ada salah dan rugi kalau mobil ini dipakai berjualan mencari rezeki yang halal .” ulas gadis milenial itu.
Namun, Penulis mencoba mengulik lebih dalam lagi mengapa memilih berdagang dalam kegiatan sehari-hari, bukan hal yang lain.
“Ada prinsip dalam berjualan yakni membantu orang lain mendapatkan ragam pilihan dikala mencari makanan murah namun enak, apalagi harga yang ditawarkan sangatlah terjangkau bagi khalayak umum.” Ujar gadis milenial yang berjualan mulai pagi hingga malam setiap hari, seraya tersenyum setelah menjawab beberapa pertanyaan yang penulis lontarkan.
Kisaran harga yang dimulai 5000 hingga 15.000 tentunya menjadi pilihan pas buat warga kota Makassar terutama yang berada diseputaran BTP, Unhas, Antang, Daya dll.
Diakhir perbincangan singkat, penulis membayar menu yang dipesan dengan selembar uang kertas 20.000 rupiah, namun ditolak dengan alasan Jumat berbagi . ” tabe, cukup kita bayar saja 5000, hari ini kami diskon harga sebab ada namanya Jumat Berbagi.” timpal pedagang milenial naskun gaul, yang berlamatkan di jalan Biola raya 13, Antang, Makassar.
Terharu itulah yang bisa disematkan penulis dalam hati.
Sudah mobilnya yang dipakai jualan keren dan memaksa mata orang menoleh melihat , akhlak pedagangnya pun tidak kalah kerennya.
Top abis, salut, zaman boleh milenial , namun pedagang Nasi Kuning ini tetap memikirkan norma kebaikan termasuk indahnya membantu dan berbagi kepada orang lain.
Semoga niat tulus mendapatkan ganjaran pahala kebaikan .

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.